30 Menit Usai Divaksin, Rohidin Rasakan Ini

by -11 views
Berita Terkini

, Bengkulu: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjadi orang pertama di Provinsi Bengkulu disuntuk vaksin Covid 19 (Sinovac), di Rumah Sakit M Yunus (RSMY) Bengkulu.

Sesaat usai di suntik, Rohidin sempat melihat sekilas kepada petugas vaksinator, setelah disampaikan penyuntikan telah selesai langsung mengucapkan Alhamdulillah dan salam sehat.

“Dari hasil scrining, Alhamdulillah kondisi kesehatan saya stabil dan sehat, sehingga bisa di vaksinasi dengan baik dan nyaman sekali. Begitu juga setelah 30 menit pasca vaksinasi, kondisi masih sehat, dan tidak ada perubahan yang dirasakan ketika sebelum di vaksin,” kata Rohidin dalam keterangan pers tertulis, Kamis (14/1/2021).

Untuk itu bagi siapapun yang nanti akan divaksinasi, tidak ada rasa sakit apapun, malahan saya tidak tahu kalau sudah di suntik. Ini mungkin juga dilakukan oleh tenaga vaksinator yang profesional,” imbuhnya.

Selain itu, iamenjelaskan, khusus di wilayah Bengkulu, Pemprov sudah menyiapkan tenaga vaksinator yang sudah terlatih melalui pembekalan khusus berkali-kali. Oleh karena itu diharapkan pelaksanaan vaksinasi ini dapat berjalan baik.

“Dengan dilakukan vaksinasi pertama ini diharapkan menjadi tonggak awal sekaligus kemenangan dalam melawan wabah Covid 19, khususnya di wilayah Provinsi Bengkulu dan Indonesia secara umumnya. Terima kasih tenaga kesehatan (nakes),” papar Rohidin.

Kendati demikian, lanjutnya,  meskipun saat ini sudah ada vaksin Sinovac, bukan berarti masyarakat lengah, tetapi dalam kehidupan sehariannya tetap mendisplinkan protokol kesehatan yakni, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak aman antar sesama.

“Saya ingatkan betul kepada seluruh masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, karena itu langkah agar tidak sampai terpapar. Sedangkan bagi yang sudah divaksin akan ada tim memantau kondisinya jelang dilakukan penyuntikan ke dua, 14 hari kedepan,” ujarnya.

Sebelum dilakukan vaksinasi, secara bergantian terdapat beberapa proses harus dilalui Gubernur Bengkulu Rohidin bersama 9 tokoh daerah lainya secara bergantian.

Diawali dengan pemeriksaan kesehatan sederhana, seperti tekanan darah dan pemberian edukasi terkait vaksin. Lalu, proses penyuntikan vaksin yang dilakukan petugas vaksinator, yakni dr. Furkon.

Seusai dilakukan penyuntikan, Gubernur Rohidin menuju tahapan selanjutkan verifikasi data, dilanjutkan dengan observasi selama lebih kurang 30 menit di ruangan yang telah disediakan di RSMY Bengkulu.

Setelah Wahidin, vaksinasi dilanjutkan 9 tokoh daerah lainnya, yakni, Direktur RSMY Bengkulu dr. Zulkimaulud, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Kajati Bengkulu A. Muhammad Taufik, Kabinda Bengkulu Pambudi, dan Kapolda Bengkulu Irjen Pol Teguh Sarwono.

Selain itu, Ketua IDI dr. Syafriadi, Tokoh Agama Dani Hamdani, GM RB TV Pihan Pino, serta Wakil Gubernur Bengkulu Dedy Ermansyah.

Selengkapnya…