Ada “Kampung ASEAN” di Huntap Tondo Palu

by -16 views

Jamaninfo, Palu: Bencana gempa bumi tsunami dan likuefaksi 28 September 2018 silam sampai saat ini masih menyisakan persoalan  dimana sejumlah masyarakat sampai saat ini masih berada di Huntara atau Shelter hal ini disebabkan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dan pemerintah daerah khususnya Kabupaten Kota masih menemui kendala di lapangan di antaranya penyediaan lahan lokasi Huntap.

Namun disisi lain di lokasi Huntap Kelurahan Tondo terdapat “Kampung ASEAN” yang dibangun dari bantuan negara-negara ASEAN melalui koordinasi AHA Center di antaranya dari masyarakat Brunei Darussalam dan pemerintah Filipina serta dukungan dari negara Australia untuk ASEAN, direct relief yang berpusat di AS.

“Kampung ASEAN” berawal dari kegiatan pembangunan Huntap pada bulan Agustus 2019 bagi penyintas bencana di Kota Palu, yang merupakan kegiatan sosial dibidang penanganan becana dari negara ASEAN melalui AHA Center.

Direktur Eksekutif AHA Center untuk Indonesia Adelia Kamal Rabu (23/6/2021) pada peresmian dan peluncuran “Kampung ASEAN” di kompleks Huntap Tondo mengatakan, 100 unit Huntap, 1 unit Masjid, 1 unit Pustu untuk pelayanan kesehatan masyarakat penyintas.

Adelia mengharap khususnya Masjid A-Nur yang dibangun di kompleks Huntap Tondo diharapkan menjadi Cahayanya Kampung ASEAN (The Light Of The ASEAN Village’s).

Pembangunan Masjid A-Nur merupakan sumbangan dari masyarakat Brunai Darussaalam melalui tabung kemanusiaan bencana Sulawesi yang didirikan oleh His Majesty The Sultan Of Brunei Darussalam.

Selain itu bangunan Pustu merupakan bantuan dari Direct Relief yang berpusat di AS dilengkapi dengan fasilitas medis yang lengkap.

Direktur eksekutif AHA Center perwakilan ASEAN untuk Indonesia Adelia Kamal juga berharap kedepan fasilitas yang dibangun dapat meningkatkan hubungan kerjasama diantara negara-negara ASEAN khususnya dalam penanganan kebencanaan.

“Kampung ASEAN” diharapkan menjadi destinasi baru di Sulawesi Tengah khususnya dalam mengenang gempa dahsyat 28 September 2018 di wilayah Padagimo.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.