Angka Kesembuhan COVID-19 Terus Meningkat Hingga 4.117.700 Orang

by -17 views

JAKARTA – Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 14 Januari 2022 secara nasional menunjukkan angka kesembuhan harian sebesar 353 orang sembuh per hari. Angka kumulatifnya bertambah melebihi 4,1 juta orang sembuh atau tepatnya 4.117.700 orang (96,4%). 

Pada kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, bertambah 489 kasus dan kumulatifnya menjadi 7.877 kasus (0,2%). Sementara pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 850 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.269.740 kasus. 

Disamping itu, pasien meninggal bertambah 8 kasus dan kumulatifnya mencapai 144.163 kasus (3,4%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 280.563 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 5.383 kasus. 

Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah 1.043.329 orang dengan totalnya melebihi 174 juta orang atau 174.291.585 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 463.085 orang dan totalnya meningkat melebihi 118 juta orang atau angka tepatnya 118.952.014 orang. Serta penerima harian vaksin ke-3 bertambah 2.432 orang dengan kumulatifnya melebihi 1,3 juta orang atau 1.336.042 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat 5 provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi DKI Jakarta menambahkan 164 orang dan kumulatifnya 852.696 orang, diikuti Kepulauan Riau menambahkan 104 orang dan kumulatifnya 52.536 orang, Jawa Timur menambahkan 19 orang dan kumulatifnya 370.420 orang, Bangka Belitung menambahkan 12 orang dan kumulatifnya 50.910 orang serta Jawa Barat menambahkan 11 orang dan kumulatifnya 693.878 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di DKI Jakarta menambahkan 554 kasus dan kumulatifnya 869.643 kasus, diikuti Jawa Barat menambahkan 104 kasus dan kumulatifnya 709.397 kasus, Banten menambahkan 88 kasus dan kumulatifnya 133.242 kasus, Jawa Timur menambahkan 21 kasus dan kumulatifnya 400.312 kasus serta Jawa Tengah menambahkan 10 kasus dan kumulatifnya 487.093 kasus. 
 
Selain itu, per hari ini terdapat 6 provinsi yang menambahkan kasus kematian. Terdapat 2 provinsi masing-masing menambahkan 2 kasus diantaranya Jawa Barat dengan kumulatifnya 14.761 kasus dan Banten dengan kumulatifnya 2.696 kasus. Sementara 4 provinsi lainnya masing-masing menambahkan 1 kasus yaitu diantaranya Jawa Tengah dengan kumulatifnya 30.297 kasus, Jawa Timur dengan kumulatifnya 29.758 kasus, DKI Jakarta dengan kumulatifnya 13.611 kasus dan Nusa Tenggara Timur dengan kumulatifnya 1.351 kasus. 

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 66.895.574 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.912.078 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 57.312.268 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,53% dan positivity rate spesimen mingguan (2 – 8 Januari 2022) di angka 0,21%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 31 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 198.375 orang dan kumulatifnya 45.155.645 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 40.885.905 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 197.525 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 0,43% dan positivity rate orang mingguan (2 – 8 Januari 2022) di angka 0,19%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 14 Januari 2022

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/ACU/YOY]

No More Posts Available.

No more pages to load.