Arab Saudi Umumkan Mekanisme Umrah Saat Ramadhan

by -15 views

Jamaninfo, Jakarta: Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan mekanisme atau tata cara baru penerbitan reservasi umrah dengan meluncurkan versi terbaru aplikasi (Eatmarna) dan (Tawakkalna). Peluncuran tersebut bekerja sama dengan Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA).

Di bawah versi baru aplikasi tersebut, warga negara dan orang asing yang tinggal di Saudi dapat mengajukan penerbitan dan reservasi umrah, serta izin kunjungan dan sholat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama Bulan Suci Ramadan. 

Caranya adalah dengan menampilkan izin yang tertera pada aplikasi Tawakkalna.

“Integrasi teknis antara dua aplikasi ini sesuai dengan keputusan untuk meningkatkan kapasitas operasional dan pada saat yang sama menjaga protokol kesehatan di dalam Masjidil Haram, serta untuk memverifikasi fitur keamanan pemohon izin dan status imunisasi mereka,” ungkap Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, dikutip kantor berita SPA, Kamis (8/4/2021). 

Baca Juga: Izinkan Umrah Saat Ramadhan, Ini Syarat Usia

Kementerian itu juga menekankan pentingnya semua pihak mematuhi protokol kesehatan dan mengajukan izin melalui kedua platform resmi tersebut.

Diketahui, Arab Saudi akan memberikan izin umrah dan sholat di Masjidil Haram serta berkunjung ke Masjid Nabawi mulai 1 Ramadhan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan. Namun, itu hanya berlaku bagi orang yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyatakan, dalam pernyataannya bahwa ada tiga jenis orang yang dianggap sudah “imun”.

Mereka adalah yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19; mendapatkan sebuah dosis vaksin setidaknya 14 hari sebelum umrah; dan mereka yang telah sembuh dari Covid-19.

Hanya ketiga jenis jemaah tersebut yang akan mendapatkan izin untuk melaksanakan umrah, termasuk hadir dan beribadah di Masjidil Haram Makkah.

Persyaratan itu juga berlaku untuk jemaah yang ingin memasuki wilayah Masid Nabawi di Madinah.

Kemudian, untuk izin pemesanan menunaikan ibadah umrah, sholat dan kunjungan dilakukan melalui aplikasi Eatmarna dan Tawakkalna. Hal tersebut dilakukan untuk efisien waktu dan menyesuaikan dengan kapasitas operasional dan bentuk kehati-hatian.

Selain itu harus menunjukkan izin dan memverifikasi keabsahannya melalui aplikasi Tawakkalna, langsung dari rekening penerima. Sumber tersebut menegaskan, platform utama dan terakreditasi untuk mendapatkan izin adalah melalui aplikasi Eatmarna dan Tawakkalna.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…