Bank DKI Luncurkan JakOne Abank

by -14 views

Jamaninfo, Jakarta: Dorong penerapan inklusi keuangan di DKI Jakarta, Bank DKI meluncurkan JakOne Abank di Pasar Santa, Jakarta Selatan, Kamis (25/11/2021).

Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy menyampaikan bahwa, JakOne Abank merupakan layanan perbankan tanpa kantor.

“Bank DKI hadir melalui Agen dengan menggunakan perangkat Mobile Point of Sale (MPOS) untuk pembayaran pajak dan retribusi, pembayaran tagihan,” ujar Fidri Arnaldy.

Kawasan tersebut, sekaligus menjadi proyek percontohan digitalisasi pasar melalui program SIAP QRIS yang diusung oleh Bank Indonesia.

Acara itu dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza), dan Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia DKI Jakarta, Onny Widjanarko, serta Direktur Utama PT Bank DKI, Fidri Arnaldy.

“Dengan menjadi JakOne Abank, nasabah/pedagang yang menjadi Agen dapat melayani berbagai transaksi perbankan dari masyarakat dan mendapatkan komisi dari setiap transaksi,” tambahnya.

Ia berharap peluncuran JakOne Abank yang didukung SIAP QRIS ini dapat menghadirkan manfaat terutama bagi pelaku UMKM.

“Serta warga yang semakin termudahkan untuk bertransaksi di pasar melalui layanan perbankan digital dan merupakan aplikasi Smart City 4.0 Jakarta sebagai Kota Berkolaborasi,” tuturnya.

Dia menyatakan, Bank DKI juga terus berinovasi melalui JakOne Abank. Pihaknya, lanjut dia, akan bersinergi dengan semua pasar yang dikelola oleh Pasar Jaya.

“UMKM harus melakukan digitalisasi. Dan Bank DKI siap mendukung,” ucapnya.

Adapun Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) menyampaikan, sejalan dengan digitalisasi di berbagai sektor, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyambut baik digitalisasi pasar dan perwujudan Jakarta Smart City 4.0.

“JakOne Abank dan SIAP QRIS mulai dapat digunakan dalam transaksi jual beli di Pasar Santa yang dikelola Perumda Pasar Jaya,” jelasnya.

Ariza berharap, JakOne Abank dan SIAP QRIS akan turut mendukung program percepatan akses keuangan daerah melalui digitalisasi keuangan.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Onny Widjanarko, menyatakan bahwa berkat kolaborasi yang baik, indeks elektronifikasi transaksi Pemprov DKI Jakarta berhasil mencatatkan 90% atau yang tertinggi di Indonesia.

“Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank DKI dan Perumda Pasar Jaya yang telah memiliki semangat tinggi untuk mendigitalisasikan pembayaran kepada para pedagang di pasar Santa,” tukasnya.

Adapun di Pasar Santa, terdapat 1.151 kios, dan saat ini jumlah pedagang yang aktif sebanyak 510 pedagang yang dapat menjadi potensi untuk digitalisasi pasar melalui JakOne Abank.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.