Begini Cara Kemas Barang ke Luar Negeri

by -10 views

Jamaninfo, Jakarta: Cara mengemas barang yang baik pastinya harus diketahui oleh para pemilik bisnis dan bahkan setiap orang. Sebab, pengemasan paket menjadi hal krusial untuk menentukan keamanannya sampai tempat tujuan.

Apabila Anda hanya sekadar mengemas secara sembarangan, maka tidak boleh menyalahkan kurir apabila terjadi sesuatu pada paket kiriman Anda.

Terlebih lagi tujuan Anda adalah luar negeri seperti Malaysia, Korea, Inggris dan lain-lain. Meskipun perusahaan ekspedisi yang dipilih sudah terkenal memiliki pelayanan terbaik, maka tetap saja paket rentan mengalami kerusakan apabila dikemas ala kadarnya.

Untuk mencegah segala bentuk risiko kerusakan di perjalanan, maka pihak pengirim harus benar-benar memperhatikan pengemasannya.

Tidak perlu bingung, di bawah ini ada beberapa cara mengemas barang yang baik dan benar.

1. Mengetahui Jenis Barang

Untuk menjamin keamanan paket yang hendak dikirim, Anda harus mengetahui terlebih dahulu jenis barang tersebut. Apabila termasuk bahan pecah belah, maka wajib diberi perlindungan tambahan.

Mengingat kirim paket ke luar negeri membutuhkan rute panjang dan waktu yang lama, langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keamanannya selama di perjalanan.

2. Memilih Bahan untuk Mengemas Paket

Setelah mengetahui jenis barang yang akan dikirim, sekarang Anda mempersiapkan pengemasannya. Terdapat beberapa pilihan barang yang bisa dipakai sebagai pengemasan. Mulai dari amplop, kardus, koran dan plastik.

Silahkan pilih jenis kemasan sesuai barang yang hendak dikirim ke luar negeri. Setiap barang pastinya memiliki pengemasan berbeda-beda.

Amplop biasa digunakan untuk mengemas dokumen atau surat-surat penting. Masukkan dokumen ke dalam amplop supaya tidak lecek atau terlipat. Carilah amplop yang sesuai dengan ukuran dokumen. Semisal ingin mengirim dokumen ke Singapura, maka pilihan kemasan adalah memakai amplop.

Kardus adalah bahan yang tergolong baik dipakai sebagai pelindung karena bentuknya tidak mudah rusak. Tersedia berbagai macam ukuran kardus yang bisa disesuaikan menurut barang kiriman Anda. Pengemasan menggunakan kardus adalah model paling umum dibandingkan yang lain.

Secara umum, semua kiriman ke luar negeri pasti dikemas dengan tambahan kardus. Mulai dari jam tangan, buku, kerajinan tangan dan lain sebagainya.

Koran dan kertas kado adalah bahan yang bisa dipakai untuk mengemas barang-barang tidak mudah rusak, seperti pakaian. Untuk Anda yang memiliki bisnis baju dan pelanggan dari luar negeri, maka jangan sampai lupa menambahkan koran pada saat mengemas.

Alternatif dari kertas kado dan koran adalah plastik. Bahan ini cocok untuk mengemas barang tidak mudah rusak dan memiliki keunggulan berupa tahan terhadap air.

3. Cara Mengemas Barang Pecah Belah

Barang pecah belah membutuhkan perlindungan ekstra agar lebih aman dan tidak mudah pecah ketika ingin dikirim ke luar negeri. Adapun perlindungan tambahannya terdiri dari bubble wrap, styrofoam dan kayu.

Bubble wrap adalah material plastik dengan gelembung udara yang berfungsi untuk mengurangi kekuatan benturan ketika paket terguncang atau terjatuh. Terlebih lagi Anda mengirim barang via jalur laut yang bakal dicampur dengan banyak paket dari tempat lain, menambah bubble wrap sudah seharusnya dilakukan.

Styrofoam adalah perlindungan tambahan untuk mengirim barang-barang elektronik supaya tidak mudah rusak atau penyok. Walaupun bertekstur lunak, styrofoam mampu melindungi barang-barang dengan sangat aman.

Ada pula kayu yang biasa dipakai sebagai perlindungan paling luar sebuah paket. Keberadaan kayu ini membuat barang kiriman Anda jauh lebih aman dari resiko kerusakan. Sebelum dilapisi kayu, paket terlebih dahulu dikemas dengan kardus, styrofoam dan bubble wrap.

Kemasan kayu sangat penting apabila kiriman Anda mudah pecah seperti keramik dan bahan kerajinan laiinya. Saat ini sudah banyak pengerajin di Indonesia yang mengirim produknya ke berbagai negara.

4. Memberi Peringatan Barang Mudah Rusak

Cara mengemas barang yang baik berikutnya adalah memberi tanda khusus. Kedengarannya memang sepele, namun ternyata 90 persen mampu melindungi barang kiriman dengan lebih baik. Anda bisa menggunakan selotip bertanda khusus seperti barang mudah rusak atau Fragile.

Ketika melihat tanda barang mudah rusak, pihak kurir bakal lebih berhati-hati selama pengiriman. Untuk tujuan mancanegara, memilih selotip bertuliskan Fragile adalah pilihan terbaik. Supaya pihak ekspedisi disana memahami peringatan tersebut.

Demikianlah empat cara mengemas barang yang baik dan benar supaya bisa selamat sampai tujuan. Dengan keamanan yang bagus, konsumen pasti merasa senang berbelanja di toko Anda. Sebab, mereka menerima paket dalam kondisi utuh dan bebas dari kerusakan. Semoga uraian diatas memberi wawasan untuk Anda.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.