Belum Ada Laporan Manifest Palsu Penumpang Sriwijaya

by -8 views
Berita Terkini

, Jakarta: Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dan Tim SAR Gabungan, masih terus mencari dan mengindetifikasi korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182, yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu. Namun, ditengah pencarian korban muncul kabar tidak sedap terkait kabar penumpang pesawat yang menggunakan identitas orang lain.

Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, Polri belum menerima laporan dari pihak keluarga yang diduga dipalsukan identitasnya.

“Belum menerima laporan (dari pihak keluarga korban),” kata Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Ahmad Ramadhan saat diwawancarai RRI di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (14/1/2020).

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, bahwa Polri fokus terhadap post mortem dan anti mortem untuk membantu keluarga korban peswat sriwijaya SJ 182 yang masih berduka atas kejadian ini.

“Intinya Polri saat ini fokus terhadap post mortem dan anti mortem, apalagi kondisi para korban masih berduka,” jelas Ramdhan. 

Baca Juga: Pencarian Black Box VCR Sriwijaya SJ182 Dikebut

Sebelumnya, Polri menyebut pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dan pihak terkait, tentang dugaan adanya 2 manifest penumpang Sriwijaya SJ-128 yang menggunakan identitas palsu.

“Kita akan koordinasi dalami dengan Polda NTB apakah benar ada informasi ada laporan tentang penumpang Sriwijaya yang menggunakan KTP yang bukan miliknya,” kata Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Pol Ahmad Ramdhan, Rabu (13/1/2021).

Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan juga mengatakan, saat ini Basarnas, TNI-Polri masih melakukan pendataan terlebih dahulu terhadap para korban jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ-182 tujuan Jakarta-Pontianak. Mabes Polripun menggandeng Dukcapil untuk memastikan apakah ada dua manifest menggunakan KTP orang lain.

“Nanti akan menanyakan kepada Disdukcapil apakah benar ada informasi atau laporan tentang penumpang pesawat Sriwijaya menggunakan KTP yang bukan miliknya,” kata Ramadhan.

Diketahui, Nama Sarah Beatrice Alomau, tercatat menjadi salah satu penumpang Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh pada Sabtu (9/1) lalu.

Namun, belakangan diketahui ternyata Sarah tidak berada dalam pesawat nahas tersebut. Identitas Sarah diduga digunakan penumpang pesawat atas nama Selfhi Ndaro.

Nama asli dari penumpang yang tercatat atas nama Feliks Wenggo adalah Teofilus Lau Ura kelahiran 5 Maret 1998.

Selengkapnya…