Bergeraklah Agar Otak Menjadi Kreatif

by -17 views

Jamaninfo, Würzburg: Bergerak membantu kita berpikir kreatif. Pandangan ini sudah berusia lebih dari 2000 tahun – dan sudah diketahui para filsuf di Yunani kuno.

Namun, apa hubungan antara gerakan dan kognisi dari sudut pandang ilmiah? Apa yang terjadi di otak ketika kita berjalan? Apakah orang yang jarang bergerak kurang kreatif?

“Penelitian kami menunjukkan bahwa itu bukan pergerakan sendiri yang membantu kita berpikir lebih fleksibel,” kata neuroscientist Dr. Barbara Händel dari Julius-Maximilians-Universität Würzburg (JMU) di Bavaria, Jerman. Sebaliknya, kebebasan membuat gerakan yang ditentukan sendiri yang bertanggung jawab untuk itu.

Dengan demikian, bahkan gerakan kecil sambil duduk dapat memiliki efek positif yang sama pada pemikiran kreatif. Namun, peneliti tidak memberikan saran konkret gerakan tertentu dari penelitiannya: “Yang penting adalah kebebasan untuk bergerak tanpa kendala eksternal.”

Menurutnya penting gerakan itu tidak ditekan atau dipaksa menjadi pola reguler. “Sayangnya, ini terjadi ketika orang fokus misalnya pada layar kecil,” jelas peneliti JMU, seperti dikutip dari University of Würzburg, Sabtu (15/1/2022).

Peningkatan penggunaan ponsel dan perangkat serupa – juga di bidang pendidikan pada saat pandemi – dapat memiliki efek negatif pada proses kognitif seperti kreativitas.

Eksperimen yang dilakukan Barbara Händel dan doktoralnya Supriya Murali yang dilakukan dijelaskan secara rinci dalam publikasi baru-baru ini dalam jurnal Psychological Research.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.