‘Bukit Algoritma’, Proyek Silicon Valley‐nya Indonesia

by -19 views

Jamaninfo, Jakarta: Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, akan dikembangkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Proyek hasil kerja sama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Konstruksi, PT Amarta Karya (AMKA) dan Kiniku Bintang Raya ini diberi nama “Bukit Alogaritma”.

Proyek ini digadang-gadang sebagai Silicon Valley‐nya Indonesia. Secara resmi kontrak untuk Pekerjaan Pengembangan Rencana Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pengembangan Teknologi dan Industri 4.0 tersebut ini dilakukan di Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Dirut AMKA Nikolas Agung menyebutkan, tahap awal pembangunan bakal dilakukan dalam tiga tahun ke depan. Adapun total nilai proyek ini mencapai 1 miliar Euro atau setara Rp18 triliun. 

“Dana tersebut digunakan untuk peningkatan kualitas ekonomi 4.0, peningkatan pendidikan dan penciptaan pusat riset dan development, serta meningkatkan sektor pariwisata di kawasan tersebut,” ungkap Nikolas. 

Pengembangan KEK Sukabumi, lanjut dia, diharapkan mampu meningkatkan infrastruktur pertumbuhan yang tangguh berkelanjutan dan mewujudkan pembangunan SDM berbasis iptek yang merupakan salah satu alat dukung penuh pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional (PEN). 

Menurut Nikolas, peningkatan daya saing, produktivitas inovasi dan penguatan SDM dapat mengoptimalkan bonus demografi Indonesia. 

“Sebab itu, AMKA berkomitmen mengambil peran dan andil yang besar dalam rencana proyek Pengembangan KEK Sukabumi ini,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kiniku Bintang Raya KSO, Budiman Sudjatmiko menyebut pengembangan ‘Bukit Algoritma’ seperti Silicon Valley di Amerika Serikat, nantinya diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan SDM dan R&D di masa depan.

“Muda‐mudi anak bangsa telah banyak yang menorehkan prestasi dan menciptakan inovasi di kancah global. Kelak, kawasan ini akan menjadi salah satu pusat untuk pengembangan inovasi dan teknologi tahap lanjut, seperti misal kecerdasan buatan, robotik, drone (pesawat nirawak), hingga panel surya untuk energi yang bersih dan ramah lingkungan,” jelas Budiman.

“Sebab ini merupakan mimpi jangka panjang. Untuk tahap pertama selama tiga tahun, AMKA menjadi mitra kepercayaan untuk membangun infrastruktur, termasuk akses jalan raya, fasilitas air bersih, pembangkit listrik, gedung konvensi, dan fasilitas‐fasilitas lainnya,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Business Development Advisor AMKA, Oki Fahreza menilai proyek pembangunan pengembangan KEK ini sangat strategis. Mengingat adanya infrastruktur pendukung disekitarnya, seperti akses Tol Bocimi (Seksi 2 Cibadak), Pelabuhan Laut pengumpan Regional (PLPR) Wisata dan Perdagangan Pelabuhan Ratu, Bandara Sukabumi Cikembar yang akan dibangun, dan Double Track KA Sukabumi.

“Karena itu, kami akan melakukan best effort dan best practice, serta bergandengan tangan dengan pihak‐pihak yang berkepentingan agar proyek yang dipercayakan pada AMKA ini bisa dilaksanakan dengan lancar,” jelasnya.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…