Deretan Putusan Artidjo Alkostar, Sang Hakim Tegas

by -16 views

Jamaninfo, Jakarta: Selasa, (22/5/2018), Mahkamah Agung Republik Indonesia resmi menyatakan, Artidjo Alkostar pensiun setelah 18 tahun mengemban tugas sebagai Hakim Agung.

Mantan Hakim Agung Republik Indonesia paling disegani ini, telah tutup usia 71, hari ini, Minggu (18/2/2021).

Selama 18 tahun mengabdi sebagai Hakim Agung, nama Artidjo Alkostar cukup disegani bagi para pelanggar hukum kala menghadapi Artidjo di kursi pesakitan tingkat kasasi.

Bagaimana tidak, Artidjo dalam beberapa kali wawancara dengan wartawan mengaku sering menolak iming iming para terdakwa, dan juga terpidana di pengadilan.

Termasuk, vonis bersalah para terdakwa dan putusan pidana yang tidak pandang bulu tidak dianulir Artidjo di tingkat kasasi.

Tidak sedikit putusan  peninjauan kembali (PK) kasus mega korupsi di Indonesia diputuskan Artidjo, dan para terpidana tidak lepas dari jeratan hukum.

Kabar kepergian mantan Hakim Agung paling disegani di Indonesia ini disampaikan oleh Menko Polhukam RI Mahfud MD melalui akun Twitter.

“Artidjo Alkostar adalah hakim agung yg dijuluki algojo oleh para koruptor. Dia tak ragu menjatuhkan hukuman berat kpd para koruptor tanpa peduli pd peta kekuatan dan back up politik. Dulu almarhum adalah dosen di Fakultas Hukum UII Yogya yang juga jadi pengacara. Selama jadi pengacara dikenal lurus,” ungkap Mahfud mengenai sosok Hakim Agung sekaligus pegiat hukum, Artidjo Alkostar melalui akun Twitter, Minggu (28/2/2021).

Artidjo mngakhiri karier sebagai Dewan Pengawas lembaga antirasuah KPK, sejak dilantik Presiden RI Joko Widodo, pada (20/12/2019).

Almarhum Artidjo terpilih sebagai Anggota Dewas KPK bersama empat orang lainnya, untuk masa periode 2019-2023.

Berikut ini, rentetan putusan Artidjo dan rekan rekan Majelis Kasasi;

1.Anas Urbaningrum

Tuntutan KPK: 15 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tipikor Jakarta: 8 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tinggi Jakarta: 7 tahun penjara

Vonis kasasi: 14 tahun penjara (naik 7 tahun penjara tetapi 1 tahun lebih rendah dari tuntutan jaksa)

Majelis kasasi: Artidjo Alkostar, MS Lumme, dan Krisna Harahap.

2.Akil Mochtar

Tuntutan KPK: Penjara seumur hidup

Vonis Pengadilan Tipikor Jakarta: Penjara seumur hidup

Vonis Pengadilan Tinggi Jakarta : Penjara seumur hidup

Vonis kasasi: Penjara seumur hidup (sama dengan tuntutan jaksa)

Majelis kasasi: Artidjo Alkostar, MS Lumme, dan Krisna Harahap

3.Angelina Sondakh

Tuntutan KPK: 12 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tipikor Jakarta: 4,5 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tinggi Jakarta: 4,5 tahun penjara

Vonis kasasi: 12 tahun penjara (sesuai tuntutan jaksa)

Majelis kasasi: Artidjo Alkostar, MS Lumme, dan Krisna Harahap

Sayang, hukuman ini disunat menjadi 10 tahun penjara di tingkat peninjauan kembali (PK).

4.Luthfi Hasan Ishaaq

Tuntutan KPK: 18 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tipikor Jakarta: 16 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tinggi Jakarta: 16 tahun penjara

Vonis kasasi: 18 tahun penjara (sesuai tuntutan jaksa)

Majelis kasasi: Artidjo Alkostar, M Askin, dan MS Lumme

5.Irjen Djoko Susilo

Tuntutan KPK: 18 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tipikor Jakarta: 10 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tinggi Jakarta: 18 tahun penjara

Vonis kasasi: 18 tahun penjara (sesuai vonis Pengadilan Tinggi Jakarta dan tuntutan jaksa)

Majelis kasasi: Artidjo Alkostar, M Askin, dan MS Lumme

6.Prawoto

Prof Dr Ir Prawoto, M SAE, terseret kasus pengadaan bus TransJakarta.

Selaku Direktur Pusat Transportasi BPPT, ia dinilai menggunakan kewenangannya untuk memuluskan proyek merugikan negara puluhan miliar rupiah, sehingga ia harus diadili.

Tuntutan: 6 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tipikor Jakarta: 18 bulan penjara

Vonis Pengadilan Tinggi Jakarta: 3 tahun penjara

Vonis kasasi: 8 tahun penjara (naik lima tahun dan dua tahun lebih tinggi dari tuntutan jaksa)

Majelis kasasi: Artidjo Alkostar, MS Lumme, dan Abbdul Latief

7.Sutan Bhatoegana

Ketua Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana ternyata memanfaatkan kedudukannya untuk mengeruk fulus mengisi pundi-pundi pribadi.

Sebab, dengan jabatannya yang strategis, dia menerima pelicin dari Ketua SKK Migas Rudi Rubiandini, Sekjen Kementerian ESDM Wiryono Karyo, hingga para pengusaha minyak.

Sutan akhirnya duduk di kursi pesakitan.

Tuntutan: 11 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tipikor Jakarta: 10 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tinggi Jakarta : 10 tahun penjara

Vonis kasasi: 12 tahun penjara (naik satu tahun dan satu tahun lebih tinggi dari tuntutan jaksa)

Majelis kasasi: Artidjo Alkostar, MS Lumme, dan Abbdul Latief

8.Tunggal Parnington Sihombing

Dokter Tunggul Parningotan Sihombing menjabat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk proyek vaksin flu burung senilai Rp 770 miliar tahun 2008-2010. Belakangan, proyek itu bernuansa koruptif dan dr Tunggul diseret ke pengadilan.

Tuntutan : 15 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tipikor Jakarta: 10 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tinggi Jakarta : 10 tahun penjara

Vonis kasasi: 18 tahun penjara (naik 8 tahun dan tiga tahun lebih tinggi dari tuntutan jaksa)

Majelis kasasi: Artidjo Alkostar, MS Lumme, dan Abbdul Latief

9. Iskandar Rasyid

Bendahara proyek double-double track jalur kereta api Bekasi-Cikarang, Iskandar Rasyid, menyelewengkan puluhan miliar rupiah uang pembebasan tanah untuk proyek itu. Alhasil, Iskandar duduk di kursi pesakitan.

Tuntutan: 9 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tipikor Jakarta: 6 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tinggi Jakarta : 9 tahun penjara

Vonis kasasi: 15 tahun penjara (naik 6 tahun dan 6 tahun lebih tinggi dari tuntutan jaksa)

Majelis kasasi : Artidjo Alkostar, MS Lumme, dan Abdul Latief

10. Abdur Rouf

Ketua DPRD Bangkalan Fuad Amin ditangkap setelah kurirnya, Abdur Rouf, dibekuk KPK. Dari tangan Rouf, didapati segepok uang dari Antonius Bambang Djatmiko. Terbongkarlah kekayaan Fuad Amin dari hasil kejahatan yang mencapai Rp 250 miliar. Rouf lalu diadili untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tuntutan: 4 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tipikor Jakarta: 2 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tinggi Jakarta: 2 tahun penjara

Vonis kasasi: 5 tahun penjara (naik 3 tahun dan 1 tahun lebih tinggi dari tuntutan jaksa)

Majelis kasasi: Artidjo Alkostar, MS Lumme, dan Abdul Latief

11. Antonius Bambang Djatmiko

Antonius menyuap Fuad Amin lewat Rouf. Antonius mau tidak mau harus diadili guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Tuntutan: 3 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tipikor Jakarta: 2 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tinggi Jakarta: 2 tahun penjara

Vonis kasasi: 4 tahun penjara (naik 1 tahun dan 1 tahun lebih tinggi dari tuntutan jaksa)

Majelis kasasi: Artidjo Alkostar, MS Lumme, dan Abdul Latief

12. Ade Nurhikmat

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lebak, Banten, Ade Nurhikmat menjanjikan tenaga honorer menjadi PNS. Ternyata omongan manis itu palsu.

Permainan jahat itu membuat uang Rp 871 juta mengalir ke kantong mereka.

Tuntutan: 4 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tipikor Jakarta: 3 tahun penjara

Vonis Pengadilan Tinggi Jakarta: 3 tahun penjara

Vonis kasasi: 5 tahun penjara (naik 2 tahun dan 1 tahun lebih tinggi dari tuntutan jaksa)

Majelis kasasi: Artidjo Alkostar, MS Lumme, dan Krisna Harahap

Sumber Berita Selengkapnya…