Di Jatim, Lulus SKK 30 Mil Peroleh Diploma-1

by -21 views
Berita Terkini

JMOL. Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) memberikan Sertifikat pendidikan Ahli Keamanan dan Perlengkapan Kapal, yang setara Diploma 1 (D1), kepada peserta Diklat SKK 30 mil yang digelar Dishub Jatim.

Adapun diklat sudah dilaksanakan pada 9-10 Juli 2020, bertempat di Desa Dersono Pringkuku Kabupaten Pacitan. Diklat SKK 30 mil tersebut juga merupakan pokok acara dari kampanye keselamatan Angkutan Sungai dan Penyeberangan Dishub Jatim.

Pacitan dipilih karena memiliki populasi pelaku usaha kapal wisata perseorangan terbesar di Jawa Timur. Selain itu, laporan kecelakaan pelayaran di kabupaten yang berhadapan dengan samudera hindia tersebut cukup tinggi. Karena digelar di masa pandemi Covid-19, penyelenggaraan diklat dibagi menjadi 3 sesi demi memenuhi protokol kesehatan.

“Materi diklat SKK 30 mil memiliki nilai KKNI 2 yang setara D1, maka berdasarkan RPL (rekognisi pembelajaraan lampau) Jurusan Teknik Perkapalan UMG memberikan ijazah setara D1 kepada mereka yang lulus”, kata Hasan Basri, M.Pd.I., Wakil Rektor III UMG.

Di Indonesia, banyak orang yang mampu mengoperasikan perahu atau kapal, dimana keterampilannya tersebut diperoleh secara informal atau otodidak. Mereka umumnya mengoperasikan Kapal Layar Motor, untuk usaha wisata, menangkap ikan, dan angkutan penyeberangan penumpang dan barang. Terhadap mereka, pemerintah menyediakan program SKK 30 mil, yang bertujuan untuk menyamakan pengetahuan dasar pelayaran. Melalui diklat singkat, kecakapan para pelaut mandiri ini memperoleh pengakuan dari negara. Sertifikat Keterangan Kecakapan (SKK) 30 mil disesuaikan dengan kemampuan berlayar umumnya kapal digunakan.

Diklat SKK 30 mil diselenggarakan oleh pemerintah pusat melalui KSOP dan Dinas Perhubungan tingkat propinsi atau kabupaten/kota. Seringkali melibatkan perguruan tinggi atau sekolah pelayaran. [AYU]

Baca Selengkapnya..