Dikendalikan Napi Lapas, Peredaran Sabu Digagalkan

by -20 views

Jamaninfo, Pekanbaru: Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau membongkar dua jaringan narkoba bandar besar di Riau yang dikendalikan dari Lapas. Total narkoba jenis sabu seberat 18 kg disita petugas. 

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengatakan, dari penangkapan pelaku ditemukan barang bukti 2 kilogram sabu. Kasus pertama polisi menangkap pelaku berinisial I di Desa Parit Api, Kecamatan Bandar Laksemana, Kabupaten Bengkalis pada 26 Maret 2021 lalu.

“Pelaku I yang tertembak tangannya adalah bagian dari bandar yang menyewa rumah yang dijadikan tempat menyimpan narkoba diturunkan dari laut lalu disimpan untuk diedarkan,” kata Agung, Rabu (7/4/2021). 

Dikatakan Agung, ada pelaku lain yang berhasil lolos diduga membawa sabu satu karung. 

Kemudian penangkapan kedua, polisi menciduk seorang kurir sabu berinisial F di Pekanbaru dengan barang bukti 16 kg sabu dalam sebuah taksi pada 31 Maret 2021 lalu. Warga Jalan Rumbai Pesisir ini rencananya akan mengedarkan sabu ke sejumlah daerah. 

“Di dalam taksi membawa sabu 16 kg. Pelaku residivis dalam kasus sama di Lapas Batam,” ujarnya. 

Pergerakan sabu 16 kg ini dikendalikan dari dalam Lapas. Pelaku diupah dengan uang Rp17 juta. Polisi masih menyelidiki keterkaitan dua kasus ini karena kemasan sabu hampir sama. 

“Dari ciri-ciri fisiknya antara 2 kg dan 16 kg sabu memiliki kesamaan, sehingga kita masih menghubungkan penangkapan ini,” lanjut Agung. 

Kendati demikian polisi akan melakukan pengejaran dan menekan peredaran sabu. Pekanbaru dianggap menjadi sasaran peredaran sehingga akan meningkatkan operasi narkoba. (Buy)

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…