Diperiksa, Bupati Bandung Barat Dipanggil KPK

by -18 views

Jamaninfo, Jakarta: Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna dan anaknya Andri Wibawa.

Plt jubir KPK Ali Fikri mengatakan, keduanya bakal diperiksa sebagai tersangka terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid 19  pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020.

“Hari ini pemeriksaan tindak pidana korupsi TPK pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid 19  pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020, di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setia Budi, Jakarta Selatan,” kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (9/4/2021).

Aa Umbara dan Andri Wibawa sedianya diperiksa pada Kamis (1/4/2021) lalu bersama pemilik PT Jagat Dir Gantara (JDG) dan CV Sentral Sayuran Garden City Lembang (SSGCL), M Totoh Gunawan.

Namun, hanya Totoh yang memenuhi panggilan pemeriksaan, sementara Aa Umbara dan Andri mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan dengan alasan yang seragam, yakni sakit. Pada hari itu, KPK mengumumkan penetapan tersangka Aa Umbara, Andri dan Totoh. Usai diperiksa, Totoh langsung ditahan KPK.

Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Bandung Barat AA Umbara Sutisna sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19. Lembaga anti rasuah menduga Aa Umbara diduga menerima sejumlah fee dari proyek tersebut.

Menurut Wakil ketua KPK Alexander Marwata, Selain Aa Umbara, lembaga antirasuah juga menjerat pemilik PT Jagat Dirgantara dan CV Sentral Sayuran Garden City Lembang, M. Totoh Gunawan dan seorang wiraswasta bernama Andri Wibawa yang juga anak dari Aa Umbara.

“Setelah melakukan proses penyelidikan dan menemukan bukti permulaan yang cukup, KPK

meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan pada bulan Maret 2021 dengan

menetapkan tersangka, AUS ( AA UMBARA SUTISNA) Bupati Bandung Barat periode 2018-2023, AW (ANDRI WIBAWA / anak AA UMBARA SUTISNA) Swasta dan MTG (M. TOTOH GUNAWAN) pemilik PT JDG (Jagat Dir Gantara, ) dan CV SSGCL (Sentral Sayuran Garden City Lembang),” kata Alex digedung Merah Putih, Jakarta , Kamis (1/4/2021).

Mereka bertiga diduga terlibat dalam korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020.

Atas perbuatan tersebut, AUS (Aa Umbara Sutisna) disangkakan melanggar Pasal 12 huruf i dan atau Pasal 15 dan  Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana

Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang

Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak

Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 56 KUHP.

Sedangkan AW (Andri Wibawa) dan MTG (M./Totoh Gunawan) disangkakan melanggar Pasal 12 huruf i dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 56 KUHP.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…