Dubes Venezuela Bicara Soal Kesamaan dengan Indonesia

by -14 views
Berita Terkini

, Jakarta: Venezuela negara kaya akan sumber minyak mentah dunia, merupakan salah satu negara sahabat terbaik Indonesia. Kedua negara tahun ini merayakan hubungan diplomatik ke – 61.

Namun, tahukah Anda jika Venezuela ternyata memiliki sejumlah kesamaan dengan Indonesia. Duta Besar Venezuela di Jakarta, Radames Gomez, secara gamblang menceritakan kesamaan itu bahkan mencakup georgrafis wilayah, kebiasaan warga hingga makanan khas.

Gomez menyebut, Indonesia yang memiliki banyak pantai indah seperti yang dimiliki Venezuela, membuatnya merasa seperti sedang berada di negaranya.

“Secara geografis Indonesia dan Venezuela memiliki kemiripan, tentu saja yaitu kita adalah negara kepulauan dan daratan. Di Venezuela di pusat pantai utara, Anda bisa menemukan banyak pantai. Saya pernah ke Lombok ketika saya di sana saya merasa saya sedang berada di pusat Venezuela. Kondisinya sangat mirip,” ungkap Gomez ketika ditemui RRI baru-baru ini.

Duta besar yang telah bertugas di Indonesia sejak 2019 itu, turut menyebut, keramahan masyarakat Indonesia yang selalu tersenyum, seperti karakter masyarakat Venezuela pada umumnya.

“Kalau di sini ataupun di Venezuela, masyarakatnya selalu tersenyum dan Anda bisa berteman dengan siapa saja. Yangmana di banyak negara seperti di Eropa maupun Amerika Serikat, hal-hal seperti itu tidak terjadi,” tambahnya.

Makanan merupakan ikon khas suatu wilayah termasuk di Indonesia dan Venezuela, dimana menurut Gomez meski secara umum masakan asal negaranya cenderung manis, namun menurutnya “Ayam Taliwang” yang merupakan makanan khas Lombok memiliki cita rasa yang mirip dengan makanan khas negaranya.

“Saya sudah mencoba banyak jenis makanan Indonesia, tapi sejujurnya saya lupa nama-nama makanan tersebut. Saya suka bakso, nasi goreng dengan seafood rasanya enak sekali. Saya juga suka salak, manggis juga saya suka sebab di Venezuela kami tidak ada manggis. Saya juga suka durian. Ketika saya di Lombok saya juga sempat mencicipi “Ayam Taliwang” dan rasanya sangat enak. Bumbu di “Ayam Taliwang” itu seperti jenis masakan di Venezuela kami menyebutnya “Black Beef” (Daging Sapi Hitam). Jadi, daging sapi diolah menggunakan bumbu khas seperti gula merah,” imbuhnya lagi.

Bercerita banyak tentang Indonesia dan Venezuela, namun siapa sangka Radames Gomez sebelumnya berkecimpung di sektor perminyakan selama 26 tahun serta bergelar professor.

“Saya memiliki gelar Hubungan Internasional di Universitas Venezuela. Kemudian, gelar Master di Kebijakan dan Perdagangan Minyak Internasional di Venezuela. Saya juga pernah bekerja di Kementerian Perminyakan sebagai analis. Kemudian, saya dipromosikan sebagai ketua koordinator hingga menjadi direkur dari tahun 2015 – 2019. Saya juga sebelumnya adalah Wakil Presiden Perusahaan Minyak Venezuela. Saya juga pernah menjadi dosen di tiga mata kuliah. Geopolitik perminyakan, energi dan perminyakan serta geopolitik. Saya sangat menyukai ketiga subjek tersebut,” tutur Gomez.

Gomez tidak menampik bahwa sejumlah orang pernah bertanya, bagaimana seseorang berlatarbelakang perminyakan sepertinya bisa menjadi seorang duta besar untuk Indonesia.

“Itu dikarenakan saya pernah bekerja dengan Direktorat Internasional di Kementerian Perminyakan. Seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa kebijakan luar negeri Venezuela erat kaitannya dengan sektor minyak. Jadi, kami menandatangani banyak kerja sama di sektor minyak dengan banyak negara. Saya merasa saya merasa terhormat dan memiliki keistimewaan, sebab sebelumnya saya memiliki kesempatan untuk berpartisipasi di skenario yang berbeda yang mana saya bisa lihat bagaimana kekuatan besar bekerja,” terangnya.

Meski demikian, Gomez optimis meraih kesuksesan selama menjalankan tugas di Indonesia, khususnya untuk semakin mendekatkan hubungan kedua negara yang diimplementasikan ke dalam kerja sama di berbagai sektor.

“Untuk hubungan bilateral dengan Indonesia saya berharap kita bisa lebih dekat dari sebelumnya. Tahun ini kedua negara merayakan 61 tahun hubungan bilateral. Memang ini bukan usia yang dewasa, tapi kita masih punya banyak waktu untuk melanjutkan hubungan,” pungkas Gomez.

Selengkapnya…