Dugaan Pelanggaran Pemilu Lawan Menantu Jokowi Dihentikan

by -10 views
Berita Terkini

, Medan: Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) menghentikan proses laporan dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan Calon Wali Kota Medan nomor urut 1, Akhyar Nasution. Di Pilwalkot Medan, Akhyar merupakan lawan dari menantu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan, Payung Harahap menjelaskan, penghentian proses terhadap laporan kepada calon petahana itu dilakukan karena tidak memenuhi unsur pelanggaran Pemilu.

“Secara resmi sudah dihentikan. Surat pemberitahuannya sudah saya tandatangan tadi malam dan ditempel di papan pemberitahuan di Kantor Bawaslu,” kata Payung di Medan, Sabtu (24/10/2020).

Payung menjelaskan, laporan yang dilayangkan Hasan Basri Sinaga terhadap Akhyar itu tidak memenuhi unsur sehingga tidak dapat ditindaklanjuti ke proses penyidikan.

Dalam laporan yang teregistrasi dengan nomor:01/REG/LP/PW/Kota/02.01/X/2020, Payung menyebut jika Gakkumdu sudah meminta klarifikasi baik dari pelapor maupun terlapor.

“Kedua pihak sudah kita klarifikasi beberapa hari lalu. Hasilnya kami menilai tidak memenuhi unsur pelanggaran pemilihan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Akhyar mengaku heran dengan laporan yang disampaikan ke Bawaslu Medan terkait adanya dugaan pelanggaran kampanye yang telah dilakukannya pada 14 Oktober 2020 lalu. 

Calon petahana itu mempertanyakan sosok pelapor yang tidak ada di lokasi kejadian. Ia bahkan meminta Bawaslu untuk mendalami kebenaran laporan tersebut. Akhyar menegaskan dirinya memahami aturan dan berusaha untuk tidak melanggar aturan yang berlaku.

Akhyar dilaporkan seorang warga Medan Marelan, Hasan Basri Sinaga. Hasan menilai, Akhyar telah melakukan pelanggaran pemilihan dengan berkampanye di lingkungan pendidikan bersama anak di bawah umur saat berkunjung ke Rumah Tahfidz Anwar Saadah binaan Keluarga Besar Dibawah Pohon Roda (Dipora). Ia melapor ke Bawaslu Medan berdasarkan postingan di media sosial Facebook.

Selengkapnya…