Empat Desa di Kabupaten Demak Alami Kekeringan

by -6 views
Berita Terkini

, Demak: 99 desa pada 14 Kecamatan di Kabupaten Demak masuk dalam daerah rawan kekeringan pada musim kemarau tahun 2020. Empat diantaranya telah mengajukan distribusi air bersih.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, M. Agus Nugroho mengatakan, telah memetakan daerah yang memiliki potensi kekeringan pada musim kemarau tahun ini. Selain itu juga menyiapkan 600 tangki air bersih untuk melakukan distribusi ke desa yang mengalami kekeringan.

“Tahun ini musim kemarau tidak begitu ekstrim. Dari 99 desa yang berpotensi kekeringan, baru empat desa yang mengajukan distribusi air,” kata Agus Nugroho kepada RRI.co.id, Kamis (24/9/2020).

Dijelaskan Nugroho, setiap distribusi air bersih BPBD Kabupaten Demak mengirimkan lima tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter. Desa yang telah mengajukan distribusi air bersih yakni Tambak Bulusan, Gedang Alas, dan Sambung.

“Sekali droping kami kirimkan 5 tangki dengan kapasitas 5.000 liter. Untuk desa alas dua kali mengajukan droping air bersih,” jelasnya.

Selain menyiapkan 600 tangki air bersih pada musim kemarau tahun ini, Agus Nugroho juga menggandeng beberapa instansi, lembaga, dan donatur untuk ikut membantu mengatasi kekeringan di Kabupaten Demak. Diantaranya dengan menyalurkan bantuan air bersih ke desa yang mengalami kekeringan.

“Kami siapkan 600 tangki air bersih untuk mengantisipasi kekeringan di Kabupaten Demak. Jika ternyata masih kurang, kami memiliki beberapa donatur yang siap membantu menyalurkan bantuan air bersih,” pungkas Agus Nugroho.

Sementara itu Kepala Desa Kangkung Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak Kamsari mengaku, belum mengalami kekeringan untuk skala rumah tangga. Namun untuk lahan pertanian, beberapa telah mengalami kekurangan air.

“Untuk kebutuhan rumah tangga air masih aman, kalau untuk pertanian seringkali mengalami kekeringan,” imbuhnya.

Kedepan, Kamsari berencana mengajukan anggaran untuk normalisasi aliran air untuk mengaliri persawahan diwilayahnya. Selain itu menurutnya, jika waduk Jragung dan Bendungan Girikusumo telah direalisasikan dapat memenuhi kebutuhan air bagi pertanian di Desa Kangkung.

Selengkapnya…