Ganjil Genap Jakarta Belum Diberlakukan

by -14 views

Jamaninfo, Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memperpanjang penerapan PPKM Mikro di Ibu Kota hingga Senin (19/4/2021).

Kebijakan pembatasan kendaraan bermotor dengan sistem ganjil genap (gage) selama masa tersebut belum diberlakukan.

“Saat ini gage belum diberlakukan,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Meski arus lalu lintas di Jakarta mulai kembali macet di beberapa titik, Syafrin menyatakan, pihaknya belum menerapkan kebijakan ganjil genap.

Sebab, menurut dia, sejauh ini kemacetan tersebut tidak memengaruhi penyebaran virus corona lantaran tidak terjadi interaksi melibatkan banyak orang.

“Kalau macet kan yang bersangkutan di dalam mobilnya sendiri, otomatis tidak ada interaksi,” kata Syafrin.

Dia juga mengatakan, hingga kini Pemprov DKI masih terus berupaya menekan angka kasus penyebaran Covid-19.

Salah satunya adalah dengan membatasi kapasitas penumpang transportasi umum sebanyak 50 persen.

“Tentu kita semuanya harus memahami bahwa kita saat ini pun sedang berupaya untuk menekan laju kasus positif covid. Dan oleh sebab itu, penggunaan terhadap angkutan umum pun masih dibatasi, yaitu maksimum 50 persen jumlah penumpang dari kapasitas yang tersedia,” kata Syafrin.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, Pemprov DKI mempertimbangkan berbagai masukan terkait penerapan kembali kebijakan ganjil genap.

Bahkan, kata Riza, Pemprov DKI Jakarta juga melakukan berbagai kajian sebelum menerapkan sistem tersebut.

“Nanti kita pertimbangkan semua masukan apapun. Sejauh ini kebijakan yang kita ambil sudah melalui satu proses kajian, penelitian, diskusi, survei, masukan selalu begitu,” kata Riza.

Riza menjelaskan kajian diambil Pemprov DKI Jakarta sebagai langkah saat ini.

“Mendengarkan dari para pihak, pakar, pengamat masukannya kita dengarkan. Nanti pada waktunya kita akan sampaikan,” kata Riza.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…