Guardiola Berharap Takdir Berpihak pada Manchester City

by -14 views

Jamaninfo, Jakarta: Pep Guardiola senang dengan bagaimana tim Manchester City-nya melaju ke final Liga Champions untuk pertama mereka usai mengalahkan PSG pada hari Rabu (5/5/21) dini hari dan sekarang berharap takdir berpihak padanya dan pasukannya pada laga final nanti.

Pelatih kepala The Citizens itu dangat bangga dengan performa pemainnya dan sangat ingin mengakhiri satu dekade tanpa mencapai trofi di Eropa setelah meraih kemenangan yang sangat bagus saat melawan PSG.

“Ini untuk kami semua dan klub. Saya sangat bangga dan pikiran pertama saya tertuju pada para pemain yang tidak bermain hari ini,” kata Guardiola dilansir dari BT Sport, Rabu (5/5/21). 

“Mereka semua pantas bermain, semua orang telah memberikan kontribusi dan sekarang saatnya untuk menikmatinya. Kami harus memenangkan liga dan kami memiliki dua atau tiga minggu untuk mempersiapkan final,” ungkapnya.

“Orang-orang percaya itu mudah untuk mencapai final Liga Champions. Mencapai final sekarang memahami apa yang telah kami lakukan dalam empat atau lima tahun terakhir. Setiap hari orang-orang ini konsisten dan ini luar biasa,” tegas Pep.

“Kami mencetak gol melalui pinggul pada pertandingan pertama, dan hari ini Marquinhos membentur mistar di babak pertama. Anda bisa keluar untuk detail kecil,” jelasnya.

“United memenangkan gelar karena kesalahan John Terry dan pada menit terakhir melawan Bayern Munich dan Real memenangkan gelar melawan Atletico pada menit ke-93. Ini adalah kompetisi yang sangat sulit dan ada sesuatu di antara aspek keberuntungan terlibat di dalamnya,” pungkasnya.

Pemimpin Liga Premier Manchester City keluar sebagai pemenang yang cukup meyakinkan pada leg kedua di Stadion Etihad babak semifinal melawan Paris Saint-Germain, setelah memimpin 2-1 dari leg pertama.

Riyad Mahrez mencetak gol kedua tuan rumah saat mereka meraih kemenangan agregat 4-1 melawan tim Prancis, yang selesai dengan 10 orang ketika Angel Di Maria mendapat kartu merah di babak kedua.

Pep Guardiola menyanjung penampilan pemainnya di seluruh aspek lapangan dan menyebutkan bahwa pada laga final nanti, keberuntungan pasti akan sangat terlibat pada hasil akhirnya.

Kekalahan Piala FA dari Chelsea mungkin telah merusak peluang City untuk meraih rekor Quadruple (empat gelar utama dalam semusim) pada 2020-21, namun treble masih merupakan kemungkinan yang sangat mungkin terjadi.

Pasukan Guardiola sudah berhasil mengalahkan Tottenham untuk mempertahankan Piala Carabao pada bulan April dan bisa menutup gelar Liga Premier Sabtu ini dengan kemenangan atas Chelsea.

Mereka sekarang harus menunggu untuk mengetahui rival mereka di final Liga Champions 29 Mei mendatang, dengan Real Madrid dan Chelsea akan bentrok di Stamford Bridge dalam leg kedua semifinal Liga Champions pada Kamis (6/5/21) dini hari nanti setelah bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Madrid.

Di lain sisi, Guardiola kembali ke pertandingan final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2011, ketika tim Barcelona-nya mengalahkan Manchester United untuk merebut mahkota Champions League untuk tim Catalan itu.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…