Guru Ditembak, Bamsoet Minta KKB Diburu

by -17 views

Jamaninfo, Jakarta: Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pasukan gabungan TNI-Polri untuk memburu Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Nau Waker yang telah menembak seorang guru dan membakar sejumlah sekolah di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, belum lama ini.

“Meminta agar Kapolri, Kapolda dan satuan tugas yang berada di Papua untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut serta menindak tegas pelaku penembakan serta melakukan patroli untuk memberikan rasa aman bagi warga,” katanya dalam keterangan pers yang diterima, Jumat (9/4/2021).

Diharapkan Bamsoet, dengan begitu, kasus penembakan guru di Papua tidak terulang.

“Dikarenakan guru seharusnya mendapatkan perlindungan dan tidak boleh menerima kekerasan dari siapapun, terlebih lagi sangat sulit menemukan guru yang mau mengajar di daerah pedalaman,” tandasnya.

Lebih lanjut Bamsoet juga meminta Kapolri dan Panglima TNI untuk meningkatkan koordinasi dengan Kapolda dan aparat yang bertugas di lapangan demi peningkatan kesiapan dan kewaspadaan dalam menghadapi aksi teror dari KKB.

“Serta diharapkan pemerintah bersama aparat keamanan dapat memprioritaskan dan fokus menjaga keamanan pada wilayah-wilayah rawan konflik,” imbuhnya.

Tidak lupa, Bamsoet juga meminta pemerintah pusat, TNI, dan Polri untuk melakukan pengejaran dan pembersihan KKB yang masih melakukan tindakan kriminal, serta mempersempit ruang gerak KKB juga memutus rantai distribusi dan konsumsi serta sekaligus mengungkap keberadaan KKB agar dapat dilakukan tindakan tegas yang terukur.

“Meminta komitmen pemerintah pusat, pemda provinsi Papua, TNI, dan Polri untuk memberikan jaminan keamanan terhadap warga Papua agar mereka dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman tanpa adanya ancaman kekerasan dari KKB,” imbuhnya.

“Meminta pemerintah, apabila diperlukan, melakukan dialog dengan pendekatan yang persuasif bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat di Papua, sehingga diharapkan dapat tercipta rekonsiliasi dan perundingan damai yang dapat menghentikan aksi KKB, dikarenakan keberadaan KKB sudah menjadi pengganggu dan mengancam keamanan hidup masyarakat Papua,” tambahnya.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…