Hakim Tolak Kesaksian Ahli Mentersangkakan Andy Tedjo

by -18 views

Jamaninfo, Jakarta: Majelis Hakim Pengadilan Negeri Depok yang memimpin sidang gugatan Andy Tediarjo The dengan tegas menolak saksi fakta yang diajukan pihak tergugat Dr Eva Achjani Zulfa, SH, MH. Andy menggugat karena kesaksiannya Eva sebagai saksi ahli dinilai telah merugikan Andy yang ketika itu menjadi  terlapor Pasal 374 KUHP tentang penggelapan uang. 

“Sebagai saki ahli Eva menyimpulkan Andy dinyatakan telah menggelapkan uang sewa tanah sebesar Rp 6 Miliar padahal tanah dan bangunan itu Sertifikat Hak milik Andy sendiri,” kata kuasa hukum Andy Tedjo, Dini Fitriyani dari kantor LSS Law Firm & Partners, kepada wartawan, Rabu (7/4/2021).

Dini mengatakan, atas keterangan Eva sebagai saksi ahli itu Andy menjadi tersangka. Sehingga keterangan Eva menbuat Andy Tedjo mengalami kerugian materiil dan non material.

“Atas keterangan Eva itu Andy menjadi tersangka yang membuat klien kami dirugikan. Padahal oleh mejelis hakim di tingkat putusan klien kami divonis bebas,” katanya.

Dini menuturkan, ketiga majelis hakim tanpa perbedaan pendapat mulai dari Eko Julianto, SH, MM (Ketua), MH Nugraha Medica Prakasa, SH, MH, dan Divo Ardianto, SH, MH (Anggota) dalam persidangan, dengan agenda pembuktian menolak saksi dan ahli yang diajukan oleh Tergugat, yakni Lamhot Paian, SH, Penyidik Unit 3 Subdit 6 Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Saksi ahli lainnya Prof Dr Basuki Rekso Wibowo, SH, MS, Ahli Hukum Perdata.

Alasannya, kata Dini, seperti disampaikan majelis hakim Lamhot tidak menyertakan surat perintah tugas dari Polda Metro Jaya sebagai saksi dan pada Kartu Tanda Penduduk (KTP)-nya, saksi tercatat statusnya PNS (Pegawai Negeri Sipil). Sehingga apa yang disampaikan Lamhot tidak bisa dipertanggungjawabkan secara institusi.

“Kami sependapat dengan hakim karena saksi Lamhot tidak ada surat perintah. Dan lebih aneh lagi KTP yang bersangkutan pekerjaan sebagai pegawai negri sipil (PNS),” katanya.

Hadir pada persidangan tersebut Kuasa Hukum Andy Tediarjo The, yakni Dini Fitriyani, SH, MH, C.L.A., dan Rizka, SH, Juga hadir Tergugat bersama kuasa hukumnya. Perkara yang teregister dengan Nomor:229/Pdt.G/2020/PN.Dpk, akan kembali digelar pada Selasa, 13 April 2021, dengan agenda mendengarkan keterangan Saksi dan Ahli yang dihadirkan oleh Tergugat.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…