Jokowi Minta LDII Terbuka Dalam Menghargai Perbedaan

by -14 views

Jamaninfo, Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi), menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) ke IX Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) tahun 2021 secara virtual dari Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (07/04/2021).

Dalam sambutannya, Jokowi menekankan pentingnya memiliki jiwa Pancasila dan memupuk nilai-nilai keindonesiaan yang ditanamkan para pendiri bangsa.

“Alhamdulillah kita sangat bersyukur bahwa kita mewarisi Bhineka Tunggal Ika dari pendiri bangsa Indonesia meskipun kita berbeda suku, ras, agama juga berbeda pandangan keagamaan, tetapi kita tetap saling menghormati, tetap Bersatu, tetap rukun dan bersama – sama serta bergotong royong,” kata Jokowi.

Bahkan, lanjut Jokowi, sikap toleransi merupakan seuatu keharusan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saling menghargai segala perbedaan termasuk perbedaan keyakinan, saling menghormati dan belajar dari orang lain, sehingga tercapai kesamaan sikap yang saling menghormati dalam perbedaan-perbedaan,” ujar Jokowi.

Sementara itu, sikap tertutup harus dihindari karena merupakan sikap yang tidak sesuai dengan Bhineka Tunggal Ika serta akan memicu dan meningkatkan intoleransi di tanah air.

“Akan merusak sendi-sendi kebangsaan kita. Praktek-praktek keagamaan yang eksklusif yang tertutup harus kita hindari, karena sikap ini pasti akan memicu penolakan-penolakan dan akan menimbulkan pertentangan pertentangan,” kata Jokowi.

Oleh karena itu, Jokowi meminta seluruh jajaran dan pimpinan serta keluarga besar LDII untuk selalu menyuarakan dan meningkatkan toleransi dalam kehidupan sosial keagamaan di Indonesia.

“Untuk selalu menyuarakan dan melaksanakan sikap terbuka terhadap perbedaan-perbedaan, untuk bergaul, untuk bergotong-royong bersama – sama dalam perbedaan termasuk sekali lagi perbedaan pandangan keagamaan,” tandas Jokowi

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…