Jokowi: Tingkatkan Kapasitas Manajemen Penanggulangan Bencana BMKG

by -33 views

Jamaninfo, Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi), meminta Badan meteorologi, klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk bisa meningkatkan kapasitas manajemen penanggulangan dan adaptasi bencana, untuk meningkatkan ketangguhan bangsa dalam menghadapi bencana.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam sambutannya di acara Rakorbangnas BMKG 2021, yang disiarkan kanal Yotube BMKG, Kamis (29/07/21). 

“Tingkatkan terus kapasitas manajemen penanggulangan dan adaptasi bencana, terutama di tingkat daerah dari tingkat kelurahan, desa, hingga provinsi,” ujar Jokowi. 

Jokowi menyampaikan, seluruh tingkat pemda di daerah harus memiliki manajemen penanggulangan bencana yang jelas, yang melibatkan pula pemerintah, swasta, dan masyarakat sejak fase awal prabencanam tanggap darurat, dan pasca-bencana. 

“Manajemen ini perlu disimulasi dan dilatih sehingga ketika terjadi bencana, kita sudah sangat siap dan bekerja cepat,” tambah Jokowi. 

Baca Juga: Alasan Jokowi Serukan Indonesia Tingkatkan Mitigasi Bencana

Baca Juga: BMKG Bagikan 1000 Paket Pelatihan Vokasi Daring

Jokowi pun lantas meminta, agar segera dilakukan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat, utamanya masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana. Menurutnya, kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat terhadap ancaman bencana perlu terus ditingkatkan. Daya kesiapsiagaan harus melembaga dalam keseharian masyarakat. 

“Manfaatkan juga kearifan lokal yang ada dalam masyarakat untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap bencana. karena itu saya minta BMKG bukan hanya menyampaikan informasi cuaca, iklim, gempa dan tsunami yang lebih cepat dan jangkauan lebih luas pada masyarakat, tapi bersinegi bersama BNPB mengedukasi masyarakat bagaimana bersiap menghadapi bencana,” ucap Jokowi. 

Jokowi juga meminta agar dilakukan edukasi dalam mencari dan memanfaatkan informasi mengenai bencana yang benar, yang disediakan oleh sumber-sumber resmi, sehingga tidak mudah terjebak dalam kabar dan berita bohong.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.