Junta Myanmar Salahkan Demonstran Atas Kematian Anak-anak

by -29 views

Jamaninfo, Jakarta: Junta militer Myanmar menyangkal atas kematian puluhan anak-anak dalam tindakan kekerasan saat aksi protes anti kudeta.

“Di beberapa tempat mereka memprovokasi anak-anak untuk ikut dalam kerusuhan kekerasan, karena itu mereka bisa terkena pukulan ketika aparat keamanan menindak massa,” kata juru bicara militer Myanmar, Mayor Jenderal Zaw Min Tun, dalam wawancara dengan CNN, Jumat (9/4/2021).

Menurutnya, tuduhan tersebut harus ada bukti.

“Jika hal seperti itu terjadi, kami akan melakukan penyelidikan,” ujarnya.

Sementara itu video yang diunggah di media sosial menguatkan bahwa pasukan keamanan telah menembaki rumah-rumah.

Ayah seorang yang anak yang tewas, mengatakan putranya ditembak ketika beberapa peluru menghancurkan jendela kaca di rumahnya di kota Shwebo pada 27 Maret.

“Saya menghindari peluru tetapi anak saya datang ke jendela kaca dan tertembak,” katanya, menambahkan bahwa putranya yang bernama Htoo Myat Win dipukul di dada.

“Saya tidak mengerti mengapa mereka harus menembak kami ketika kami berada di dalam rumah kami. Mereka sebelumnya menembaki pengunjuk rasa dan pengunjuk rasa lari dan kami menyembunyikan beberapa dari mereka karena kami khawatir mereka akan ditangkap. Mereka (tentara) pasti telah menempatkan diri di lingkungan ini,” katanya.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…