Kapolri Keluarkan Telegram Netralitas Polisi Dalam Pilkada

by -8 views
Berita Terkini

, Medan: Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis sudah menerbitkan Surat Telegram tentang Netralitas Anggota Polri dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

“Sudah,” kata Irjen Raden Prabowo, singkat ketika dikonfirmasi pada Minggu (22/11).

Dalam surat telegram disebutkan, anggota Polri dilarang untuk membantu deklarasi pasangan calon Pilkada, meminta sumbangan, memasang atribut pasangan calon pilkada dan mempromosikan pasangan calon tertentu.

Selain itu, anggota Polri juga tidak boleh melakukan foto bersama dengan pasangan calon pilkada atau berfoto dengan gaya yang identik dengan paslon tertentu.

Anggota Polri dilarang memberikan dukungan politik, menjadi pengurus, memberikan keuntungan atau fasilitas pada paslon tertentu dan melakukan black campaign.

Sementara terkait penyelenggaraan perhitungan suara, anggota Polri tidak boleh memberikan informasi terkait perhitungan suara dan menjadi anggota KPU atau Bawaslu.

Demi mengawasi kenetralan anggota Polri, Kapolri juga meminta agar pengawasan internal ditingkatkan dan segera melakukan pelaporan jika ada anggota Polri yang melakukan pelanggaran.

Kapolri juga menegaskan, anggota Polri yang melanggar akan ditindak secara tegas.

Kapolri turut meminta, kepada Bhayangkari yang memiliki hak suara agar tidak melakukan hal-hal yang dilarang tersebut karena dapat berpengaruh terhadap institusi Polri.

Surat telegram tersebut ditandatangani oleh Kadiv Propam Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo mewakili Kapolri Jenderal Idham Azis.

Selengkapnya…