Kejaksaan Terima Berkas Kasus Kerumunan I-Club

by -13 views

Jamaninfo, Madiun: Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti perkara tindak pidana kerumunan yang diduga melanggar UU Kekarantinaan dan UU tertang Wabah Penyakit Menular. Pelimpahan tersangka dan barang bukti oleh penyidik Satreskrim Polres Madiun Kota dilakukan, Kamis (8/4/2021).

Kepala Kejari Kota Madiun melalui Kasi Intelijen, Heru Prasetyo mengatakan, ada tiga terdakwa beserta barang bukti yang dilimpahkan ke kejaksaan. Yakni BI, Asisten Manajer Cafe & Resto I-Club Madiun, RM, sales marketing resto I-Club dan LM, manajer artis Tik Tok Viens Boy.

“Ketiga tersangka oleh penyidik Polres Madiun Kota sudah dilimpahkan ke kejaksaan kemudian dilakukan penelitian oleh tim JPU. Insya allah  minggu depan kita limpahkan ke Pengadilan Negeri,” katanya.

Sementara itu Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Kota Madiun, Muhammad Andy menyatakan, untuk ketiga terdakwa oleh penyidik diancam dua pasal. Pertama, Pasal 93 UU RI No.6/2018 tentang Kekatantinaan Kesehatan jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. Ancaman hukumannya dibawah lima tahun penjara dan denda paling banyak Rp100 juta. Kedua, perbuatan terdakwa diancam pasal 14 ayat (1) UU RI No.4/1984 tentang Wabah Penyakit Menular. Ancaman hukumannya maksimal 1 tahun penjara dan denda Rp1 juta.

“Karena ancaman hukumannya kan dibawah lima tahun tidak bisa ditahan. Jadi mereka nanti wajib lapor sambil menunggu penetapan hasil sidang,” terangnya.

Menurut Andy, ketiga terdakwa sudah diperiksa oleh JPU. Sejumlah pertanyaan yang disodorkan seputar perbuatan yang dilakukan di I-Club Cafe & Resto beberapa waktu lalu hingga menimbulkan kerumunan ditengah penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) oleh pemerintah.

“Yang jelas nanti akan ada pembuktian di persidangan sebagaimana fakta-faktanya hakim yang melakukan penilaian,” tandasnya.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…