Kenali Manfaat Jamu Kunyit Asam Cegah Penuaan

by -21 views

Jamaninfo, Jakarta: Jamu merupakan salah satu minuman ramuan tradisional khas Indonesia yang sudah ada sejak lama. Bagi sebagian masyarakat, mungkin jamu bukan merupakan hal baru. 

Jamu dimanfaatkan secara turun-temurun dan berkembang di masyarakat Indonesia sampai saat ini. Selain beras kencur, salah satu jamu yang terkenal adalah jamu kunyit asam.

Biasanya kunyit berfungsi sebagai penyedap atau penetral bau anyir pada masakan, seperti gulai, opor, dan soto. Namun, secara turun menurun, Kunyit Asam sendiri dikenal sebagai ramuan untuk mencegah penuaan dini. 

Tidak hanya itu banyak manfaat yang bisa didapatkan melalui ramuan kunyit asam ini, diantaranya: 

1. Mencegah penuaan dini

Penuaan dini bisa terjadi kepada siapa saja. Kondisi tersebut dapat diakibatkan oleh radikal bebas atau mengonsumsi makanan yang tidak tepat.

Untuk mencegahnya, kamu bisa mengonsumsi jamu kunyit asam secara teratur. Rempah ini memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, sehingga dapat membantu memperlambat penuaan dini dan mencegah hiperpigmentasi akibat paparan sinar UV.

2. Meredakan nyeri haid

Manfaat jamu kunyit asam untuk meredakan nyeri haid mungkin sudah banyak diketahui oleh banyak orang. Terlebih sekarang ini berbagai perusahan memproduksi jamu kunyit asam dalam bentuk minuman kemasan ataupun bubuk. Dengan demikian, anda tidak perlu repot-repot meracik kunyit untuk dijadikan jamu.

Kandungan kurkumin pada kunyit dapat mengurangi aliran ion kalsium yang masuk pada sel epitel rahim maupun mengurangi produksi prostaglandin, yakni hormon yang menciptakan rasa sakit dan pembengkakan.

Khasiat kunyit asam didukung dengan adanya reaksi tanin, saponin, sesquiterpenes, alkaloid, dan phlobotamin pada asam jawa yang bisa memengaruhi sistem saraf otonom dan otak. Lalu, otak mengirimkan perintah ke tubuh untuk meredakan kontraksi pada rahim.

3. Mengatasi asam lambung

Tumbuhan kunyit mengandung minyak atsiri yang bermanfaat untuk mencegah keluarnya asam lambung berlebih dan mengurangi gerak usus terlalu kuat.

Tak hanya itu, minyak atsiri pada kunyit juga bisa menyembuhkan penyakit hati dan saluran empedu. Kontraksi kantung empedu dipengaruhi oleh zat warna kunyit atau dikenal dengan kurkumin. Sementara itu, peningkatan produksi cairan empedu dipengaruhi oleh minyak atsiri yang terdapat dalam rimpangnya. (imr)

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.