Kesembuhan COVID-19 Mencapai 4.102.993 Orang

by -48 views

JAKARTA – Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 25 November 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah mencapai 293 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 4,1 juta orang sembuh atau tepatnya 4.102.993 orang (96,4%).

Sementara, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, bertambah sebanyak 63 kasus dan totalnya menjadi 8.040 kasus (0,2%). Sementara pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 372 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.254.815 kasus.

Disamping itu, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 16 kasus dan kumulatifnya mencapai 143.782 kasus (3,4%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 285.422 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 6.070 kasus. 

Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah sebanyak 632.299 orang dengan totalnya sudah melebihi angka 136 juta orang atau 136.713.147 orang. Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 1.059.576 orang dan totalnya meningkat melebihi 92 juta orang atau angka tepatnya 92.274.562 orang. Serta penerima vaksin ke-3 bertambah 42 orang dan angka kumulatifnya melebihi 1,2 juta orang atau 1.218.303 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat 5 provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Jawa Tengah menambahkan 62 orang dan kumulatifnya 454.675 orang, diikuti Jawa Barat menambahkan 54 orang dan kumulatifnya 691.845 orang,  DKI Jakarta menambahkan 42 orang dan kumulatifnya 849.609 orang, Jawa Timur menambahkan 20 orang dan kumulatifnya 369.368 orang serta DI Yogyakarta menambahkan 20 orang dan kumulatifnya 150.874 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di DI Yogyakarta menambahkan 79 kasus dan kumulatifnya 156.606 kasus, diikuti DKI Jakarta menambahkan 54 kasus dan kumulatifnya 863.687 kasus, Jawa Tengah menambahkan 45 kasus dan kumulatifnya 486.206 kasus, Jawa Barat menambahkan 44 kasus dan kumulatifnya 707.532 kasus, serta Jawa Timur menambahkan 32 kasus dan kumulatifnya 399.258 kasus.

Untuk sebaran kasus aktif per provinsi, angka tertinggi berada di provinsi Papua sebanyak 1.713 kasus, Jawa Tengah sebanyak 1.302 kasus, Jawa Barat sebanyak 956 kasus, Lampung sebanyak 579 kasus dan DKI Jakarta sebanyak 484 kasus. 

Selain itu, per hari ini terdapat 6 provinsi yang menambahkan kasus kematian. Yaitu Jawa Tengah menambahkan 8 kasus dan kumulatifnya 30.211 kasus, Jawa Timur menambahkan 3 kasus dan kumulatifnya 29.688 kasus
serta Papua menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 558 kasus. Sementara 3 provinsi lainnya menambahkan masing-masing 1 kasus diantaranya DKI Jakarta dengan kumulatifnya 13.596 kasus, Lampung dengan kumulatifnya 3.846 kasus, serta Kalimantan Tengah dengan kumulatifnya 1.405 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 53.105.367 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.888.013 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 43.516.235 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,21% dan positivity rate spesimen mingguan (14 – 20 November 2021) di angka 0,22%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 68 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 199.759 orang dan kumulatifnya 35.573.977 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 31.319.162 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 199.387 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 0,19% dan positivity rate orang mingguan (14 – 20 November 2021) di angka 0,20%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Jakarta, 25 November 2021 

Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional

[ISTA/ACU/VJY]

No More Posts Available.

No more pages to load.