Komisi III : Hukuman Mati Buat Jera Predator Seksual

by -14 views

Jamaninfo, Jakarta : Komisi III DPR RI menggelar Rapat Kerja dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnasham) membahas sejumlah isu terkini terkait hukum dan HAM. Anggota Komisi III DPR RI, Habiburrahman menyoroti sikap Komnasham yang menolak hukuman mati terhadap pelaku tindak kekerasan seksual, Herry Wiryawan dengan korban para santriwatinya.

Politisi dari Fraksi Gerindra ini mendukung pihak berwenang untuk menghukum seberat-beratnya kepada predator seksual, Herry Wiryawan dengan hukum mati dengan ditembak. Menurutnya Indonesia saat ini tengah mengalami darurat kekerasan seksual khususnya kepada anak anak.

“Terkait kasus Herry Wiryawan, ini monster, predator seksual di Jawa Barat, kerasnya pernyataan Komnasham terkait hukuman mati ini seolah olah mengabaikan korban, membabi-buta menentang hukuman mati, ini Herry Wiryawan dalam posisi tertentu saya menyetujui hukuman mati terutama kepada Herry Wiryawan, kalau perlu ditembak kepalanya, advokasi temen temen menolak hukuman mati mengabaikan korban,” ungkap Habiburrahman di Ruang Sidang Komisi III, pada Kamis (13/1/2022).

Menanggapi hal ini, Ketua Komnasham, Ahmad Taufan Damanik menyebut pihaknya mendukung hukuman semaksimal mungkin kepada pelaku predator seksual terhadap anak anak, termasuk Herry Wiryawan. Namun Komnasham tetap menjunjung tinggi HAM dengan menolak hukuman mati.

“Kasus Herry Wiryawan, Komnas sangat mengapresiasi kerja cepat Kejaksaan, niat menghukum maksimal itu kita apresiasi, tetapi sebaiknya tidak hukuman mati, tetap dengan sikap Komnasham, itu tergantung Polisi, walaupun ada tahapan tahapan, restitusi kita apresiasi tapi jangan dari pelaku saja tapi dari negara,” kata Herry Wiryawan.

Anggota Komisi III, Habiburrahman berharap dengan sanksi tegas kepada pelaku predator seksual terhadap anak anak akan menghentikan aksi serupa terulang kembali. Komisi III juga mendorong agar DPR segera mensahkan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.