KONI Tangsel Diduga Gelar 19 Kegiatan Fiktif

by -17 views

Jamaninfo, Tangerang Selatan: Kepala Seksie Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan (Kasie Pidsus Tangsel), Ate Quesyini Ilyas mengungkapkan, pihaknya masih mencari kegiatan-kegiatan lain, dari total dugaan 19 kegiatan diduga fiktif yang dilakukan KONI Kota Tangsel. Salah satunya perjalanan fiktif.

“Ada tiga perjalanan fiktif ke Jawa Barat dua dan satu ke Batam. Secara kasar, sementara hampir Rp700 juta sekian potensi kerugian megara dari total anggaran Rp7,8 miliar dari 19 kegiatan,” ungkapnya kepada rri.co.id di Kantor Kejari Kota Tangsel, Jalan Promoter 1, BSD City, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel, Banten, Kamis (8/4/2021).

Menurutnya, tahap penyidikan kasus dana hibah KONI Kota Tangsel tahun 2019 bermula dari dugaan penggunaan dana hibah yang tidak sesuai peruntukkannya. Dari penyidikan itu, Kejari Kota Tangsel berkordinasi dengan Inspektorat Kota Tangsel melakukan perhitungan atas potensi kerugian negara dari dana hibah tahun anggaran 2019 dari Pemkot Tangsel itu.

“Indikasi kerugiaan negara masih dalam penghitungan Inspektorat. Dugaan ada kegiatan yang tidak dilaksanakan, namun dipertanggungjawabkan, bisa dikatakan fiktif,” kata dia.

Ate melanjutkan, pihaknya masih melakukan penyidikan atas kasus itu. Hingga saat ini sudah 110 saksi diperiksa dari dugaan penyalahgunaan dana hibah fiktif tersebut.

“Masih penyelidikan umum. Saksi dari daerah kunjungan (fiktif, Red) 65 orang ditambah dari cabang olahraga di kepengurusan KONI Tangsel, 45 orang nanti yang dimasukan itu,” ucapnya.

Ate menerangkan, dari 110 saksi yang diperiksa itu, seluruhnya merupakan pihak dari diduga penerima hibah. Selanjutnya, Kejari Tangsel, akan memeriksa pihak yang memberikan hibah.

“Hibah itu ada pemberi dan penerima, nanti setelah penyidikan ini, kita lakukan penyidikan khusus (pemberi hibah, Red) atas nama Pemkot Tangsel,” ucap Ate.

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan (Kejari Tangsel) melakukan penggeledahan di kantor Komite Olah Nasional Indonesia atau KONI di Jalan Permai VI, Blok AX 7 No 19, Perumahan Pamulang Permai, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten, Kamis (8/4/2021).

Hal tersebut sebagai langkah penyelidikan dugaan penyalahgunaan dana hibah tahun anggaran 2019 dari Pemerintah Kota Tangsel sebesar Rp7,8 miliar.

Kepala Seksie Intel Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan, Ryan Anugrah mengatakan, dasar penggeledahan adalah surat perintah penggeledahan dan penetapan izin penggeledahan dari Pengadilan Negeri Tangerang yang disaksikan oleh satpam Perumahan Pamulang Permai dan pejabat KONI Kota Tangsel.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…