Korban Banjir Bandang Flotim Kekurangan Air Minum

by -19 views

Jamaninfo, Ende: Korban banjir bandang di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluhkan kurangnya pasokan air minum bersih.

Air bersih langka di sejumlah posko yang ditempati warga terdampak banjir bandang yang tersebar di tiga kecamatan yakni Wotan Ulumado, Adonara Timur, dan Kecamatan Ile Boleng.

“Kami sangat membutuhkan pasokan air minum bersih untuk memenuhi kebutuhan mandi,cuci dan mandi,” ujar warga Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Daeng Baso kepada RRI.co.id, Rabu (7/4/2021).

Daeng mengatakan, sejumlah bantuan khususnya bahan makanan berupa beras, mie, dan telur sudah disalurkan ke masing-masing posko. 

Selain air minum, bantuan obat-obatan, dan pakaian layak pakai juga masih sangat kurang.

“Umumnya warga yang terdampak tersisa hanya pakaian di badan,” ujarnya lirih.

Hal yang sama juga dikatakan,Adrianus Doni,warga dusun 1 desa Nele Lamadike mengaku sudah 3 hari berada di posko pengungsian baru bahan makanan saja yang disalurkan sementara alat kesehatan dan pakaian masih kurang.

“Sejak mengungsi pertama kali,untuk bahan makanan merupakan swadaya masyarakat sekitar.Untuk bantuan yang datang selama ini masih berada di posko induk belum semuanya didistribusikan ke posko,” katanya.

Andrianus Doni menambahkan saat ini warga yang berada di posko sangat membutuhkan bantuan obat-obatan serta pakaian layak pakai sementara kebutuhan air minum masih bisa dipenuhi.

“Di desa Nele Lamadike ada dua Posko yakni di kantor desa Lamawangi dan SDI Lamawangi dengan jumlah pengungsi sebanyak 340 orang,” pungkasnya.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…