Kota Madiun Terbebas dari Penyakit Koreng

by -17 views

Jamaninfo, Madiun: Pemerintah Kota Madiun mendapat penghargaan Eradikasi Frambusia dari Kementerian Kesehatan RI.

Sertifikat penghargaan bebas penyakit Frambusia atau koreng itu diberikan Menkes, Budi Gunadi Sadikin kepada Wali Kota Madiun, Maidi saat Pertemuan Integrasi Evaluasi, Validasi Data, Perencanaan, dan Pemberian Sertifikat Eliminasi Kusta dan Eradikasi Frambusia di gedung Prof. dr. G. A. Siwabessy Kemenkes, seperti dikutip RRI.co.id, Rabu (7/4/2021).

Wali Kota Maidi mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan, di antaranya melakukan surveilans atau pemantauan rutin penyakit frambusia, deteksi dini kusta dan frambusia pada anak bersamaan dengan pelaksanaan skrining kesehatan siswa baru, hingga peningkatan kemampuan dan pengetahuan kader serta petugas kesehatan.

Selain itu, kecukupan sarana dan prasarana serta obat-obatan terkait kusta dan frambusia juga terus dipenuhi.

Upaya itu dinilai berhasil, terbukti sejak lima tahun terakhir ini, Kota Madiun nihil penyakit Frambusia.

Upaya lain, petugas secara aktif melakukan pendekatan kepada masyarakat agar tidak ada stigma negatif kepada penderita kusta dan frambusia.

“Indikasinya bahwa penyakit Frambusia atau penyakit koreng di kota kita ini sudah tidak ada. Ini luar biasa. Oleh karena itu dengan adanya sertifikat ini, harapan kita masyarakat Kota Madiun pola hidupnya semakin ditingkatkan,” katanya.

Maidi menambahkan, pola hidup masyarakat Kota Madiun sudah cukup baik.

Selalu menjaga kebersihan badan dan lingkungan serta saling mengingatkan.

Hal itu penting agar keberhasilan membebaskan masyarakat dari penyakit frambusia bisa terus terjaga.

Meski begitu, penanganan kasus penyakit menular seperti Frambusia itu butuh peran serta bersama.

Di sisi lain, pihaknya terus mengedukasi masyarakat terkait kusta dan frambusia.

Bagaimana cara mencegahnya dan penanganan jika mendapati gejala-gejalanya.

Masyarakat juga diimbau selalu mengindahkan anjuran petugas.

Dengan begitu harapannya, Kota Madiun bisa mempertahankan penghargaan yang ada dan nihil kasus Frambusia.

“Apa yang sudah kita capai ini harapannya bisa dipertahankan, syukur-syukur bisa kita tingkatkan,” imbuhnya.

Sementara itu Menkes, Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi kontribusi pemerintah daerah dalam membantu pemerintah mengentaskan penyakit menular tersebut.

Karenanya, ini merupakan tantangan bagi semua untuk mengentaskan masyarakat dari penyakit tersebut.

Apalagi, untuk pengidap penyakit kusta di tanah air saat ini mencapai 16 ribu kasus.

Sedangkan untuk frambusia angkanya relatif sedikit.

“Kami di kementerian juga terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan negara lain yang sudah berhasil terbebas dari penyakit ini. Selain itu komitmen pemda dalam mengentaskan penyakit ini harus ditingkatkan,” pungkasnya. (Miechell Octovy Koagouw)

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…