KPK: Edhy Prabowo Terancam TPPU

by -17 views

Jamaninfo, Jakarta: Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo terancam tindak pidana pencucian uang (TPPU). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengusut perkara TPPU Edhy setelah putusan banding berkekuatan hukum tetap.

“Nanti kami pelajari dulu putusan secara utuhnya yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap tersebut,” kata Plt juru bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (26/11/2021).

Ali mengatakan pihaknya menunggu sikap Edhy terkait putusan bandingnya. Jika tidak mengambil langkah kasasi, KPK akan segera mengeksekusi Edhy untuk menjalani hukuman penjara sesuai putusan banding.

Setelah itu, KPK akan mempelajari putusan banding Edhy. Lalu, Lembaga Antikorupsi langsung mengusut TPPU Edhy setelah mempelajari putusan banding tersebut.

“Apakah sama dari fakta-fakta dari di pengadilan negeri, atau kah ada fakta-fakta baru atau kah ada kemungkinan yang bisa dikembangkan lebih lanjut ke pasal-pasal lain atau pun penerapan undang-undang lain seperti tindak pidana pencucian uang,” ujar Ali.

Sebelumnya, hukuman Edhy Prabowo menjadi lebih lama usai mengambil langkah banding. Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memberikan hukuman sembilan tahun penjara ke Edhy dalam tingkat banding.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama sembilan tahun dan denda Rp400 juta dengan ketentuan apabila denda itu tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan enam bulan,” kata Ketua Majelis Haryono dalam putusan banding yang dikutip pada Kamis, 11 November 2021.

Putusan banding itu menguatkan hukuman pada tingkat pertama yang hanya lima tahun penjara. Edhy dinilai secara sah menerima suap ekspor benih lobster.

Hukuman penjara Edhy diperberat karena tidak menerima putusan pada tingkat pertama. Dalam memori banding Edhy, tidak ada dalih baru yang bisa membuat hukuman diringankan.

Hukuman sembilan tahun penjara dinilai pantas untuk Edhy. Hukuman itu diyakini setimpal dengan rasa keadilan yang diinginkan rakyat Indonesia.

Selain itu, jabatan Edhy sebagai menteri juga memperberat hukuman. Sebagai pembantu presiden, Edhy seharusnya menjadi contoh baik.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.