Lakukan Pencopotan Baliho, Apa Tugas TNI Sesungguhnya?

by -8 views
Berita Terkini

, Jakarta: Saat ini, media sosial sedang dihebohkan dengan keberanian aparat keamanan salah satunya Prajurit TNI, yang berani untuk melakukan pencopotan baliho Imam Besar FPI Habib Rizieq,.

Video pencopotan baliho Rizieq yang dilakukan TNI, memang sempat viral di media sosial. Pihak FPI pun mempertanyakan, apa tugas TNI setelah Pangdam Jaya menjelaskan aksi pencopotan tersebut atas perintahnya.

Juru bicara Front Pembela Islam (FPI), Munarman, menyinggung tugas-tugas TNI yang mendapat perintah langsung oleh presiden. Hal tersebut merujuk pada Pasal 7 ayat (3)UU 34/2004 yang menyebutkan bahwa Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dilakukan menurut kebijakan dan keputusan politik negara.

Baca Juga: HRS Diminta Swab, FPI: Hanya Cari Kesalahan

Lalu, sebenarnya apa tugas TNI sesungguhnya? Berikut penjelasannya mengutip dari website resmi tni.mil.id.

(1) Tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

(2) Tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan:

a. operasi militer untuk perang;

b. operasi militer selain perang, yaitu untuk:

  • Mengatasi gerakan separatis bersenjata;
  • Mengatasi pemberontakan bersenjata;
  • Mengatasi aksi terorisme;
  • Mengamankan wilayah perbatasan;
  • Mengamankan objek vital nasional yang bersifat strategis;
  • Melaksanakan tugas perdamaian dunia sesuai dengan kebijakan politik luar negeri;
  • Mengamankan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarganya;
  • Memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta;
  • Membantu tugas pemerintahan di daerah;
  • Membantu Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat yang diatur dalam undang-undang;
  • Membantu mengamankan tamu negara setingkat kepala negara dan perwakilan pemerintah asing yang sedang berada di Indonesia;
  • Membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan;
  • Membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan (search and rescue); serta
  • Membantu pemerintah dalam pengamanan pelayaran dan penerbangan terhadap pembajakan, perompakan dan penyelundupan.

(3) Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilaksanakan berdasarkan kebijakan dan keputusan politik negara.

TNI berperan sebagai alat negara di bidang pertahanan yang dalam menjalankan tugasnya berdasarkan kebijakan dan keputusan politik negara.

Baca Juga: Pernyataan Pedas, Pangdam Dinilai Terlalu Jauh Melangkah

Sementara untuk fungsi TNI sendiri adalah: 

(1) TNI sebagai alat pertahanan negara, berfungsi sebagai;

Penangkal terhadap setiap bentuk ancaman militer dan ancaman bersenjata dari luar dan dalam negeri terhadap kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa;

Penindak terhadap setiap bentuk ancaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a; dan

Pemulih terhadap kondisi keamanan negara yang terganggu akibat kekacauan keamanan.

(2) Dalam melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), TNI merupakan komponen utama sistem pertahanan negara.

Selengkapnya…