Mbappe Sang Penakluk Raksasa

by -13 views

Jamaninfo, Jakarta: Dengan absennya Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dari perempat final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2005, Kylian Mbappe menjelma menjadi pemain luar biasa yang mampu menaklukkan tim-tim raksasa Eropa.

Dua kali pemenang Piala Dunia itu mencetak gol-gol penting ke gawang tim-tim raksasa eropa.

Mbappe mempu menjadi pembeda saat tim Paris Saint-Germain yang bermain cukup buruk membukakan jalan mereka untuk keunggulan tandang leg pertama perempat final 3-2 di Bayern Munich.

Ini adalah kedua kalinya di babak sistem gugur Mbappe terbukti menjadi penentu. 

Di babak sebelumnya, saat PSG berhadapan dengan tim Barcelona di Camp Nou, pemain berusia 22 tahun itu juga menentukan jalan timnya ke babak selanjutnya.

Dengan mencetak hat-trick pada pertandingan itu, PSG mampu membangun keunggulan 4-1 yang bahkan lebih mengesankan diraihnya dari tim raksasa Barcelona.

Hingga saat ini, Pemenang Piala Dunia itu mengoleksi delapan gol dari delapan pertandingan di Liga Champions untuk musim ini.

Dirinya mampu mencetak lebih banyak gol di babak knockout daripada yang berhasil diciptakan Legenda timnas Prancis Thierry Henry sepanjang karirnya.

Namun, semua penampilan menawannya ini berasal dari kritik di Prancis bahwa Mbappe belum berada di level terbaiknya, yang memicu desas-desus menganai asa depan dirinya bersama PSG di mana dia bisa pergi pada musim panas untuk petualangan di luar negri untuk pertama kalinya.

Memang, Mbappe mengalami kemarau panjang di Liga Champions musim 2020 lalu. Meski PSG mencapai final kompetisi, ia menjalani 10 pertandingan tanpa mencetak gol, dari babak penyisihan grup kompetisi 2019-20 hingga pertandingan terakhir grup musim ini.

Namun, ketika dihadapkan pada serangkaian pertandingan yang menentukan di Eropa, Mbappe kini telah mencetak delapan dari empat pertandingan terakhirnya, jenis angka yang hanya mampu di raih oleh Messi dan Ronaldo selama bertahun-tahun belakngan ini.

Memang, tidak ada pemain Prancis yang pernah mencetak lebih dari delapan gol dalam satu edisi Liga Champions, sementara Mbappe memiliki lebih banyak gol knockout untuk kreditnya pada usia 22 tahun daripada yang berhasil dilakukan Thierry Henry sepanjang karirnya.

Usai menjinakkan dua raksasa Eropa di Liga Champions, yaitu Bayern Munchen dan Barcelona, Mbappe musim ini memantapkan dirinya sebagai pemain sepakbola yang akan meneruskan kejayaan Messi dan Ronaldo.(imr) 

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…