Mengenal DPS LAZ, Pengawasan Zakat Sesuai Syariat

by -14 views

Jamaninfo, Jakarta: Dewan Pengawas Syariah (DPS) Lembaga Amil Zakat (LAZ) berperan strategis dalam pengawasan syariat pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.

“DPS bertanggung jawab memastikan pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan, dan tata kelola LAZ sesuai prinsip-prinsip syariat,” kata Sekretaris Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, M. Fuad Nasar, Jumat (14/1/2022).

Fuad menjelaskan, dalam Undang-undang zakat 23 tahun 2011, DPS menjadi salah satu persyaratan perizinan yang harus dimiliki LAZ. Oleh karena itu, kualifikasi anggota DPS harus diperhatikan, dan itu perlu pengaturan tanpa menyulitkan para pemangku kepentingan.

“DPS, sesuai namanya dewan pengawas syariah, idealnya berperan mengarahkan dan mengawasi secara intern pengelolaan zakat di lembaga bersangkutan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan untuk memastikan telah sesuai syariat dan mematuhi ketentuan yang berlaku,” urai Fuat yang juga pegiat dan pemerhati Filantropi Islam ini.

Selain itu, Fuad menyatakan, fungsi DPS dan audit syariah yang dilakukan Kemenag saling mendukung untuk menghasilkan tata kelola zakat yang amanah dan akuntabel. Beberapa tahun lalu Kemenag pernah mengadakan temu konsultasi DPS.

“DPS juga bertugas memberi nasihat kepada manajemen LAZ terkait kepatuhan syariah maupun dalam persiapan audit yang dilakukan auditor syariah dari Kemenag,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Dewan Syariah Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan unsur lainnya akan menyusun draf standar kompetensi bagi Dewan Pengawas Syariah (DPS) Lembaga Amil Zakat (LAZ).

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.