Menhub Bahas Antisipasi Kepadatan Kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok

by -61 views

JMOL. Menteri Perhubungan mengumpulkan sejumlah pemangku kepentingan untuk mengantisipasi dan melakukan mitigasi jika terjadi kepadatan lalu lintas kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok. Pertemuan digelar di Kantor Pelindo II (IPC), Jakarta, Kamis (15/4).

Pertemuan tersebut dihadiri Dirjen Perhubungan Laut Agus H. purnomo, Kepala BPTJ Polana B. Pramesti, Dirut Pelindo II Arif Suhartono, dan perwakilan dari asosiasi, serta instansi terkait lainnya.

Menurut Menhub, ada dua hal yang disepakati untuk menangani kepadatan lalu lintas kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok.

Pertama, apabila satu pelabuhan mengalami penumpukan jumlah kedatangan, maka akan dialihkan ke pelabuhan lain. Karena saat ini ada ketimpangan antara Pelabuhan satu, dua, dan tiga, yang ada di Pelabuhan Tanjung Priok.

“Penerapan Standard Operation Procedure (SOP) dan digitalisasi menjadi satu hal penting untuk mengatasi ketimpangan tersebut. Maka saya tugaskan Otoritas Pelabuhan dan Pelindo II untuk melaksanakannya dan mengkoordinasikannya dengan Bea Cukai,” kata Menhub.

Kedua, akan dilakukan penertiban dan penegakkan hukum terhadap perusahaan yang beroperasi tidak sesuai lahan dan zonasinya.

“Banyak perusahaan yang berlokasi tidak sesuai dengan peruntukan lahan dan zonasinya, sehingga terjadi penumpukan di beberapa titik. Kami sudah berkoordinasi ke Gubernur DKI untuk menseleksi serta menganjurkan mereka untuk beroperasi di daerah industri,” kata Menhub.

Menhub juga meminta adanya koordinasi antar pemilik barang terkait arus lalu lintas tersebut, sehingga truk yang masuk membawa barang dapat keluar dengan membawa barang atau tidak kosong muatannya.

“Kami ingin ada perbaikan dan ingin meningkatkan indeks logsitik supaya makin baik. Di masa Lebaran ini dimana angkutan logistik boleh bergerak leluasa, Pelabuhan Tanjung Priok diharapkan dapat beroperasi secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan logistik di masa Lebaran,” tutur Menhub.

Sebelumnya, telah terjadi penumpukan arus truk kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok beberapa waktu lalu. Ini merupakan imbas dari terganggunya lalu lintas kapal yang terjadi di Terusan Suez, Mesir, akibat adanya kapal yang karam di wilayah tersebut. [AF]

Baca Selengkapnya..