Menko Perekonomian Minta Operasi Pasar untuk Jaga Pasokan dan Harga

by -8 views

Jamaninfo, Jakarta: Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong operasi pasar sebagai langkah untuk mengendalikan harga barang kebutuhan pokok. Saat ini sejumlah harga bapok sudah mulai mengalami kenaikan harga, seperti beras, bawang putih, minyak goreng, dan daging ayam ras.

“Operasi pasar merupakan langkah nyata yang dikerjakan  Pemerintah  untuk menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat dan menjaga stabilitas harga,” kata Menko Airlangga, Kamis (13/1/2022).

Menurutnya, kebijakan menjamin ketersediaan pasokan dan serta stabilitas harga bahan pangan bagi seluruh masyarakat tetap merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah di awal tahun 2022 ini. Kebijakan tersebut menjadi bagian menjaga ketahanan pangan, yang masuk dalam Agenda Pembangunan Nasional tahun 2022-2024.

“Pemerintah tetap berkomitmen untuk melakukan langkah antisipasi guna memastikan ketersediaan bahan pangan dan menjaga harga bahan pangan dapat terjangkau oleh masyarakat,” tukas Menko Airlangga.

Selain menjaga stabilitas harga pangan, Menko Airlangga  juga mendorong digitalisasi pasar dengan penggunaan transaksi non tunai di pasar tradisional. Masyarakat dapat melakukan transaksi non tunai dengan menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang merupakan standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia.

“Penggunaan QRIS agar proses transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya serta meminimalisir penggunaan uang fisik di masa pandemi Covid-19 guna mengatasi penyebaran virus Covid-19,” imbuh Menko Airlangga.

Menko Airlangga sudah melakukan peninjauan langsung pelaksanaan operasi pasar, antara lain di  Pasar Rakyat Phula Kerti-Denpasar, Pasar Cileungsi – Kabupaten Bogor,  Pasar Wonokromo, di Kota Surabaya.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.