Merugi, Ratusan Pedagang Berharap Solusi Walkot Tangerang

by -32 views

Jamaninfo, Tangerang: Ratusan pedagang Pasar Induk Jatiuwung berharap mendapatkan solusi terbaik dari Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah. 

Pasalnya, selama ini mereka merugi hingga barang dagangannya membusuk karena sepinya pembeli akibat dualisme dengan keberadaan Pasar Induk Tanah Tinggi. 

“Kami berharap Wali Kota Tangerang Arief bertemu dan duduk bareng dan mendengarkan aspirasi dari kami. Sehingga ada solusi terkait permasalahan Pasar Induk Jatiuwung dan pasar induk Tanah Tinggi,” ungkap H. Majid, Ketua Forum Pedagang Pasar Induk Jatiuwung kepada RRI.co.id, Kamis (13/1/2022). 

Ia mengatakan, para pedagang tersebut sebelumnya banyak berdagang di Pasar Induk Tanah Tinggi. Para pedagang tersebut pindah ke Pasar Induk Jatiuwung karena pihaknya mendapatkan informasi bahwa Pasar Induk Tanah Tinggi izin tidak akan diperpanjang.

Namun, pada kenyataanya Pasar Induk Tanah Tinggi tetap beroperasi, yang berdampak pada sepinya omzet di Pasar Induk Jatiuwung. 

Sekali lagi, Ia berharap, Pemkot Tangerang dapat memberikan solusi terbaik. Sebab, nantinya yang menjadi korban terkait permasalahan dualisme pasar ini para pedagang. 

“Disini kami mohon peranan dari pak Walikota untuk memberikan solusi atas permasalahan ini. Karena memang yang menjadi korban kami pedagang,” imbuhnya. 

Majid menyampaikan, Pasar Induk Jatiuwung tersebut telah isi sebanyak 60 persen pedagang dari jumlah 1.300 kios dan lapak yang disiapkan oleh pengelola. 

“Kita tegaskan sekali lagi ini murni pergerakan dari kami pedagang kecil dan tidak ada pihak manapun yang menunggangi. Karena itu kami disini ingin meminta solusi dari pak Walikota,” ucapnya. 

Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo mengatakan, akan segera melakukan koordinasi dengan Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah guna meminta penjelasan terkait polemik dualisme Pasar Induk ini. 

“Secepatnya. Setelah ini saya dengan Komisi III juga akan rapat internal tentang langkah-langkah tahapan hearing berikutnya,” ucap Gatot. 

Selain meminta penjelasan kepada Wali Kota Tangerang, pihaknya juga akan memanggil dinas-dinas terkait untuk menindaklanjuti permasalahan ini. 

“Nanti dalam hearing kita akan tahu jawabannya, karena nanti kita ingin konfirmasi dahulu dengan pihak terkait dan dinas. Baik Indagkop, Perizinan dan Perkim. Inikan terkait RDTM di wilayah nanti kita akan cek semuanya,” kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.