Nasabah Wanaartha Korban Jiwasraya Gelar Aksi Damai

by -11 views

Jamaninfo Jakarta: Perwakilan Nasabah Wanaartha Korban Mega Korupsi PT Jiwasraya melakukan  Aksi Damai Sejahtera (ADS), Kamis (13/1/2022). Mereka menyampaikan apresiasi 29 Ribu Pemegang Polis Wanaartha Life Kepada Majelis Hakim PN Jakpus, Hakim Agung MA dan Kejaksaan Agung (Kejakgung) RI.

“Kami dari  perwakilan pemegang polis Wanaartha Life mewakili 29.000 pemegang polis wanaartha memberikan apresiasi tinggi kepada institusi negara penegak keadilan yakni Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA), Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung), dan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) yang telah melaksanakan tugas, tanggung jawab, dan amanah sesuai dengan sumpahnya melayani masyarakat pencari keadilan. “ucap Afrida Siregar Ketua Harian  Forum Komunikasi agen Pengawal Asuransi Forkapasi pada wartawan di Gedung Pengadilan Jakarta Pusat, Kamis (13/1/2022).

Dijelaskannya,  para Nasabah keberatan atas penyitaan aset Asuransi WanaArtha (WanaArtha Life) yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung yang dikaitkan dengan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) atas perkara Asuransi Jiwasraya (Persero) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Akibat Tindak Pidana Korupsi PT Jiwasraya  kami turut mengalami kerugian materiil dan immaterial sebanyak 29 Ribu Nasabah (Pemegang Polis/PP), agen dan SSD WanaArtha Life (WAL), dimana saat ini masih dalam proses Kasasi di Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA),” jelasnya.

Ia berharap proses kasasi di MA dapat memberi rasa keadilan.

“Kami mengharapkan keadilan dan proses kasasi ini bisa berlangsung dengan adil dan cepat sehingga kami dapat memperoleh keadilan yang selama 2 tahun ini kami rasakan begitu berat buat penderitaan para pemegang polis Warnaarta dan kami yakin dan percaya bahwa Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan Mahkamah Agung dapat memberikan keputusan dan proses kasasi yang secepatnya dan yang terbaik dan adil bagi kami,” ungkapnya.

Sementara itu,  Wahjudi nasabah Wanaartha yang lain mengatakan, banyak sekali pemegang polis yang sakit dan mereka tidak punya apa-apa dana untuk membayar biaya rumah sakit mereka juga yang putus sekolah kemudian mereka juga kehilangan modal kerjanya. 

“mereka ini yang tentunya harus dibantu Saya yakin dan percaya warnaartha juga tersentuh hatinya untuk membantu mereka ini dan kami juga berharap OJK dalam hal ini Lembaga Perlindungan Konsumen segera untuk mengadakan pertemuan antara kami para pemegang polis  dengan pihak owner wanaartha dan juga OJK dan diharapkan nantinya akan ada satu solusi yang akan menyelesaikan persoalan ini,” terangnya.

Sedangkan Difen perwakilan  Nasabah dari medan meminta lembaga penegak hukum segera mengembalikan uang nasabah Wanaartha

“saya meminta PN maupun Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung untuk bisa segera mengembalikan semua aset wanaartha di mana di dalamnya semua itu adalah merupakan uang nasabah atau uang pemegang polis dan Besar harapan kami yaitu semua Nasabah agar kasus ini bisa segera diselesaikan kebenaran dan keadilan ditegakkan buat seluruh rakyat Indonesia, ” tandasnya. (imr)

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.