Negara Tak Pernah ‘Cicipi’ Pendapatan TMII

by -16 views

Jamaninfo, Jakarta: Pemerintah tidak pernah mencicipi hasil pendapatan  Taman Mini Indonesia Indah (TMII) oleh Yayasan Harapan Kita milik keluarga Presiden Soeharto. 

“Benar (tidak pernah menyetorkan pendapatan kepada kas negara),” Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama, Kamis (8/4/2021). 

Baca Juga: Jadi Aset Negara, Ini Omset TMII Beroperasi

Adapun setoran negara yang dimaksud diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) 23/2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum. Yayasan Harapan Kita sendiri telah mengelola TMII selama hampir empat tahun.

Selain itu, kata Setya, pemerintah telah melakukan komunikasi dengan Keluarga Cendana sebelum pengambilalihan TMII dilakukan. Keluarga Cendana, kata dia, pun sudah sepakat akan hal itu.

“Sudah (melakukan komunikasi) dengan pihak yayasan dan Badan Pengelola TMII,” katanya.

Baca Juga: Diambil Negara, Keluarga Cendana Digugat Rp500 Miliar

Dirinya juga mengatakan, pemerintah akan mengoptimalisasi aset TMII agar bisa memberikan kontribusi kepada negara.

“Yang penting lainnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat segala kalangan sebagaimana disampaikan Mensesneg,” jelasnya.

Biasanya tempat rekreasi seperti halnya TMII ini, sangat memiliki omset yang terbilang cukup memukau. Total omset tempat rekreasi seperti Ancol, Ragunan, dan TMII bisa mencapai lebih dari Rp. 2.988.444.000.

Apalagi jika telah memasuki bulan liburan panjang atau acara-acara besar lainnya. 

Dilansir dari berbagai sumber TMII, berdasarkan data jumlah pengunjung per harinya bisa mencapai 57.522 orang bahkan lebih. Jika dikalikan dengan tarif masuk sebesar Rp. 10000 per orang diperoleh omset Rp. 575.220.000 untuk per harinya.

Selanjutnya dihitung perbulannya TMII bisa mencapai kurang lebih 17 milyar dalam sebulannya. Jadi bisa terhitung bukan dalam setahunnya omset yang dimiliki TMII bisa melebih angka triliun rupiah. 

Maka dari itu, omset tersebut belum termasuk tarif kendaraan dan wahana yang disediakan.

Namun, di masa pandemi yang telah berjalan selama setahun belakangan ini, kapasitas normal TMII hanya dapat menampung 25 persen pengunjung dari awal 60 ribu pengunjung.

Memasuki akhir pekan panjang libur tahun baru Imlek 2021 animo masyarakat untuk berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur tetap tak bisa dihindari, bahkan sebanyak 7.032 wisawatawan memadati kawasan ini.

Jumlah tersebut merupakan pencatatan yang dilakukan oleh pengelop pada pukul 15.37 WIB. Adapun para pengunjung tersebut jika dirincikan, 4.992 membeli melalui tiket daring, tiga unit bus, 1.501 kendaraan roda empat, serta 536 kendaraan roda dua.

Sekiranya ada peningkatan sebanyak 3.004 pengunjung dari siang ke sore hari. Data pada pukul 11.00 WIB, tercatat 4.028 pengunjung. Rinciannya pengunjung yang memberi tiket secara daring berjumlah 2.902, dua unit bus, 827 kendaraan roda empat, dan 297 kendaraan roda dua.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…