Pejabat Kemensos Terjerat OTT, Juliari Tak Intervensi

by -9 views
Berita Terkini

, Jakarta: Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara tidak akan mengintervensi proses hukum dari pejabat eselon tiga di kementeriannya yang terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Juliari mengungkapkan bahwa pihaknya secara terbuka menghormati proses pemeriksaan terhadap seluruh pihak terkait lainnya.

“Eselon 3. Prinsipnya, kami menghormati dan mendukung proses yang sedang berlangsung di KPK,” ungkap Mensos Juliari P Batubara saat di konfirmasi awak media, Jakarta (5/12/2020).

Juliari menuturkan bahwa Ia masih menunggu perkembangan terkait OTT itu.

“Masih memonitor perkembangannya. Saya kebetulan juga sedang di luar kota,” tutur Juliari.

Diketahui sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri membenarkan akan OTT yang dilakukan KPK terhadap Pejabat Pembuat Keputusan (PPK) di Kementerian Sosial.

OTT pejabat Kemensos yang berlangsung selama kurang lebih empat jam terhitung sejak hari Jumat tanggal 4 Desember 2020  jam 23.00 WIB sampai Sabtu tanggal 5 Desember 2020 jam 02.00 WIB itu ujar Firli, terkait dengan dugaan ‘fee’ untuk vendor bantuan sosial (Bansos) untuk penanganan virus Covid-19.

“Dugaan korupsi PPK telah menerima hadiah dari para vendor PBJ Bansos di Kemensos RI dalam penanganan Pandemic Covid-19,” ujar Firli.

Usai dilakukannya tangkap tangan yang juga diketahui KPK menangkap tangan lima orang lainnya itu, kini para tersangka beber Ketua KPK Firli Bahuri, sedang dalam perjalanan menuju Gedung Merah-Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Para tersangka sudah dibawa ke gedung Merah Putih untuk pemeriksaan,” pungkasnya.

Selengkapnya…