Pembangunan Polder Artha Gading, Begini Rekayasa Lalin

by -9 views

Jamaninfo, Jakarta: Suku Dinas Perhubungan  Jakarta Utara telah memetakan rekayasa arus lalu lintas (lalin) di sekitar area pembangunan Polder Artha Gading, yang berlokasi di ujung Jalan Bulevard Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Rekayasa lalin bakal dimulai, Kamis (25/11/2021) besok, hingga rampungnya pekerjaan pembangunan Polder Artha Gading yang ditargetkan, pada (3/12/2022) mendatang. 

“Kami sudah siapkan skema rekayasa lalin dengan tujuan tidak mengganggu pekerjaan pembangunan Polder Artha Gading, dan pengguna jalan. Khususnya untu para pengendara kendaraan bermotor,” kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Harlem Simanjuntak saat dikonfirmasi, Rabu (23/11/2021). 

Dia menjelaskan, untuk kendaraan dari Jalan Bulevard Artha Gading menuju Jalan Yos Sudarso, para pengendara diarahkan ke kiri menuju Jalan Artha Gading Selatan, kemudian belok kanan melintasi Jembatan Merah Artha Gading. 

Sedangkan kendaraan dari Jalan Artha Gading Selatan menuju Jalan Bulevard Artha Gading diarahkan menuju Jalan MOI Gate A menuju Jalan Boulevard Barat Raya, menuju Jalan Raya Gading Kirana.

“Untuk kendaraan dari Jalan Bulevard Artha Gading menuju Tol Wiyoto Wiyono, pengendara kami alihkan masuk melalui Gerbang Tol Cempaka Putih (tidak ke Gerbang Tol Podomoro) melalui Jalan Artha Gading Selatan, kemudian belok kanan melintasi Jembatan Merah Artha Gading, lalu belok kiri menuju Jalan Yos Sudarso ke arah Jalan Ahmad Yani,” jelasnya.

Harlem mengimbau para pengguna jalan menghindari ruas jalan sekitar area pembangunan Polder Artha Gading serta menyesuaikan pengaturan rekayasa lalin yang telah ditetapkan.

Petugas di sekitar area rekayasa lalin pun dipastikan sigap mengatur arus lalin demi keselamatan bersama.

“Untuk pengendara kami himbau untuk senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan serta tetap mengutamakan keselamatan berkendara,” kata dia.

Polder Artha Gading merupakan salah satu program antisipasi banjir, dan diinisiasi Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta melalui pelaksana kerja sama operasi (KSO) PT Adhi Karya, PT Jaya Kontruksi, dan PT Lapi GTC.

Pekerjaan yang akan dilaksanakan di antaranya meliputi pembangunan rumah pompa, termasuk landscape, tanggul waduk, saluran penghubung dengan box culvert, dan pintu air. (DNS)

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.