Pembelajaran Tatap Muka di Jakarta Masih Rendah

by -9 views

Jamaninfo, Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih harus meyakinkan orang tua agar setuju pembelajaran tatap muka (PTM).

Hal itu diutarakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sebagai upaya meyakinkan orang tua untuk mengizinkan anaknya ikut sekolah tatap muka di tengah pandemi COVID-19. Mengingat, antusiasme orang tua masih rendah untuk memperbolehkan anaknya belajar di sekolah.

“Kita menjelaskan prosesnya, tahapan-tahapannya dari mulai pintu masuk sekolah, belajar-mengajar di kelas, hingga pulang dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes). Saya kira itu akan menimbulkan kepercayaan kepada publik dan orang tua,” kata Riza, Kamis (8/4/2021).

Riza menyakini orang tua akan semakin memahami dan mengerti bahwa pembelajaran yang saat ini dilakukan Pemprov tidak semua dilaksanakan tatap muka (offline), tapi juga daring (online).

Dengan demikian, terang dia, mereka akan luluh melepas anaknya untuk bisa mengikuti program belajar Pemerintah DKI ini.

“Secara ‘offline’ jauh lebih baik, apalagi untuk pelajaran tertentu yang membutuhkan diskusi, interaksi, apalagi praktik,” jelasnya.

Politisi Gerindra ini mengakui, memang ada kekhawatiran dari orang tua untuk melepas anaknya belajar di sekolah di saat virus corona masih ada dan dapat menyerang siapa saja.

“Saya kira berproses saja, memang ada kekhawatiran, ini sesuatu yang wajar, tidak ada masalah luar biasa, nanti para orang tua juga pada saatnya akan memahami dan mengerti,” ungkapnya.

Pada prinsipnya, Pemprov DKI melalui Dinas Pendidikan (Disdik) DKI akan terus mencari solusi guna meningkatkan dan mengoptimalkan proses pembelajaran terbatas ini dengan sebaik-baiknya.

“Sehingga menimbulkan kepercayaan publik khususnya para orang tua,” tukasnya.

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…