Wednesday , December 11 2019
Home / Nasional / Pemerintah Prioritaskan Program KUR untuk IKM Substitusi Impor
Pemerintah Prioritaskan Program KUR untuk IKM Substitusi Impor
Sumber foto : Kemenperin.go.id

Pemerintah Prioritaskan Program KUR untuk IKM Substitusi Impor

JamanInfo.comJakarta (14/11), Kementerian Perindustrian akan terus memfasilitasi lebih banyak program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diberikan kepada pelaku industri kecil dan menengah (IKM). Langkah strategis ini diyakini mampu mendongkrak produktivitas dan daya saing IKM di dalam negeri.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa program KUR ini memang dibutuhkan dan telah dirasakan manfaatnya. Untuk itu, kami akan memfokuskan atau prioritaskan ke depannya kepada kegiatan-kegiatan IKM yang bisa mendorong substitusi impor dan berorientasi ekspor.

Hal itu disampaikan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita seusai menghadiri Rapat Koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tentang agenda usulan KUR tahun 2020 di Jakarta, Selasa (12/11).

Menurut Menperin, pihaknya bersama pemangku kepentingan terkait bakal aktif memberikan akses kemudahan pembiayaan bagi pelaku IKM nasional. Apalagi, selama ini Kemenperin telah mendorong penyaluran KUR kepada sektor yang produktif, termasuk IKM.

“Kami juga mengharapkan agar pelaku IKM kita dapat berperan masuk dalam rantai pasok manufaktur, mulai tingkat nasional hingga global. Hal ini tentunya bisa memacu kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian nasional dan memperbaiki neraca perdagangan kita saat ini,” papar Agus.

Kemenperin mencatat, IKM merupakan sektor mayoritas dari populasi industri di Indonesia, yang selama ini berperan sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Jumlah IKM hingga kini telah melampaui 4,4 juta unit dan menyerap tenaga kerja lebih dari 10,1 juta orang.

Adapun berbagai upaya yang telah dijalankan oleh pemerintah untuk meningkatkan akses pembiayaan terhadap IKM, antara lain melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), dan Pemodalan Nasional Madani (PNM).

“Kami juga melakukan edukasi teknologi pembayaran, seiring dengan semakin banyaknya platform pembiayaan non-tunai atau digitalisasi pembayaran,” imbuhnya.

Sementara itu, menurut Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih menyampaikan, pihaknya  berharap perkembangan e-Commerce akan menjadi gerbang bagi pelaku IKM dalam negeri untuk melakukan transformasi dengan menggunakan alat promosi digital, sistem informasi digital, pembayaran digital, serta manajemen relasi dengan pelanggan secara digital pula. (Kemenperin.go.id)

About redaksi

Check Also

Elnusa

Gandeng Schlumberger, Elnusa Perkuat Lini Servis Hulu Migas

JamanInfo.com– PT Elnusa Tbk (Elnusa), perkuat kolaborasi dengan Schlumberger Indonesia (Schlumberger) untuk perkuat lini servis …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *