Pengesahan UU EFTA Berpotensi Dorong Perdagangan RI

by -13 views

Jamaninfo, Jakarta: Pimpinan DPR RI melakukan Rapat Paripurna pengesahan Rancangan Undangan Undangan EFTA yaitu Kemitraan Ekonomi Partnership antara Indonesia dengan anggota negara EFTA.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima menyebut pembahasan RUU EFTA telah berlangsung sejak tahun 2005 dan telah mendapatkan masuk dari berbagai pihak. Politisi dari Fraksi PDI P ini menyebut UU EFTA akan memudahkan akses pasar produk Indonesia ke negara negara Eropa.

“Economic Partnership Agreement between RI and EFTA State untuk selanjutnya dilay pembicaraan tingkat II dalam rangka pengambilan keputusan untuk disahkan menjadi Undang Undang, persetujuan Kemitraan Ekonomi Partnership telah diinisiasi tahun 2005 dan 2018 selesai perundingan, banyak manfaat, perluasan akses pasar dan peningkatan daya saing produk Indonesia,” ungkap Aria Bima di Ruang Paripurna, pada Jum’at (9/4/2021).

Masih dalam Rapat Paripurna, Menteri Perdagangan (Mendag), M Lutfi menyebut pengesahan UU EFTA akan meningkatkan perdagangan dan ekonomi dengan negara di Eropa yang menurun di masa Pandemi.

“Meningkatkan penanaman modal, meningkatkan sumber daya manusia, mendukung partisipasi UMKM dalam global value change, mendukung keberlanjutan kelapa sawit dapat diterima Swis dalam kerangka kerjasama dalam persetujuan ini,” kata M Lutfi.

Mendag M Lutfi menambahkan, dengan pengesahan UU EFTA diharapkan juga dapat meningkatkan investasi negara negara Eropa ke Indonesia khususnya di bidang ekspor impor sejumlah barang komonditas.(Editor: MDS)

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…