Penyitaan Bangunan dan Mobil Kasus Mantan Bupati

by -9 views

Jamaninfo, Jakarta: Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyitaan terhadap bangunan milik Bupati Non Aktif Hulu Sungai Utara (HSU) Abdul Wahid.

Bangunan itu diduga berkaitan dengan kasus dugaan suap pengadaan barang, dan jasa di HSU, pada 2021-2022.

“Tim penyidik KPK telah melakukan penyitaan berupa bangunan dan tanah yang diduga milik tersangka AW (Abdul Wahid) yaitu satu objek tanah dan bangunan yang berlokasi di Kelurahan Paliwara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU yang diperuntukkan untuk Klinik Kesehatan,” kata Plt juru bicara KPK bidang penindakan Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Kamis (25/11/2021).

Ali mengatakan, bangunan itu akan digunakan untuk dijadikan bukti dalam kasus ini.

Selain bangunan, KPK juga menyita sebuah mobil milik Ketua DPRD HSU. Mobil itu juga diyakini berkaitan dengan kasus ini.

“Barang bukti dimaksud selanjutnya akan dikonfirmasi kembali kepada saksi-saksi yang terkait dengan perkara ini,” ujar Ali.

KPK bakal mencari bukti lain terkait kasus ini. Pencarian bukti merupakan bagian dari proses penyidikan perkara.

Abdul ditahan, pada (18/11/2021).

Dia ditahan usai KPK mengembangkan kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait pengadaan barang dan jasa di Kabupaten HSU, pada 2021-2022.

Abdul disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Jo Pasal 64 KUHP Jo Pasal 65 KUHP. (DNS)

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.