Perundungan Anak di Banyuwangi, Bupati Ipuk Mediasi

by -11 views

Jamaninfo, Jakarta: Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandini menyoroti kasus perundungan terhadap siswa berinisial G (13) asal Kecamatan Licin, Banyuwangi, Jawa Timur yang diduga menjadi korban perundungan (bullying) teman sekolahnya. 

Bupati Ipuk langsung turun tangan untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi di wilayahnya tersebut. 

“Terkait masalah perundungan (bullying) di salah satu sekolah di Kecamatan Licin, tim Dinas Pendidikan sudah bergerak. Sudah berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Banyuwangi,” kata Bupati Ipuk dalam unggahan di akun Instagramnya, Kamis (13/1/2022).

Selanjutnya, kata dia, Dinas Pendidikan juga telah bertemu dengan pihak keluarga G. “Tim Dinas Pendidikan juga sudah bertemu dengan keluarga adik G. Setelah ada mediasi, proses selanjutnya kini dikoordinasikan bersama pihak keluarga, sekolah, kepolisian, Kantor Kemenag Banyuwangi, dan Dinas Pendidikan,” ungkapnya. 

Ia menaku sedih dengan perundungan terhadap G dan berharap kejadian ini tidak terulang lagi kedepannya. 

“Tentu kita semua sedih dengan masalah ini. Saya mohon maaf bila gerak antar tim terkait belum sepenuhnya mampu mengajak anak-anak kita menjauhi perundungan. Semoga tidak terulang lagi di kemudian hari. Kita doakan bersama adik G kuat, sehat selalu, ceria kembali, dan terus bersemangat mengejar cita-cita. Aamiin,” harapnya. 

Diketahui, siswa berinisial G (13) asal Kecamatan Licin, Banyuwangi, Jawa Timur, harus menjalani operasi pemotongan tulang paha usai diduga menjadi korban perundungan (bullying) rekan sekolahnya. 

Tak terima anaknya jadi korban perundungan, orang tua korban pun melaporkan terduga pelaku berinisial D ke Polsek Licin. (foto: Instagram Ipuk Fiestiandini)

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.