Polisi Tangkap Pengendali Ganja Jaringan Aceh-Medan-Jakarta

by -15 views

Jamaninfo, Jakarta: Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil menangkap para pengendali peredaran ganja jaringan Aceh-Medan Jakarta. Selain sang pengendali, ada tiga tersangka lain yang juga ditangkap. 

“Bahwa Jakarta menjadi tujuan utama peredaran gelap Narkoba di Indonesia dan moda transportasi darat via jalur lintas Sumatera menjadi sarana utama sindikat untuk pengiriman ke Jakarta sehingga perlu penguatan pengawasan di penyeberangan pelabuhan Bakahueni – Lampung dengan sistem dan peralatan yang lebih modern,” ucap Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Krisno Halomoan Siregar, Jumat (26/11/2021). 

Pengembangan kasus tersebut terus dilakukan untuk menangkap dua orang lainnya yang dikenal sebagai penyuplai ganja. Kedua orang tersebut juga telah masuk dalam daftar Daftar Pencarian Orang (DPO). 

“Terus berupaya mengembangkan utk menangkap 2 DPO yang berada di Aceh,” tutur 

Barang bukti yang telah disita dari keempat tersangka antara lain enam unit karung ganja dengan berat 224,423 Kg, empat unit handphone milik semua tersangka, dan sebuah mobil dengan merk Toyota Inova warna hitam metailik dengan nomor polisi B 1058 BVI. 

Pasal yang dilanggar sebagai primer ialah pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 (1) uu ri no 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman pidana pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 thn dan paling lama 20 thn penjara dan denda minimal satu milyar rupiah dan maksimal sepuluh milyar rupiah ditambah sepertiga. Serta subsidair pasal 111 ayat (2) jo pasal 132 (1) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara dan pidana denda minimal delapan ratus juta dan maksimal delapan milyar rupiah ditambah sepertiga. 

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…

No More Posts Available.

No more pages to load.