Polres Biak Numfor Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana

by -15 views

Jamaninfo, Biak: Pelaku pembunuhan berencana yang terjadi di Kampung Samauw Distrik Biak Kota, pada Kamis (18/3/2021 CLK (37) terancam hukuman mati atau 20 tahun penjara.

Kapolres Biak Numfor AKBP Andi  Yoseph Enoch menyatakan, pelaku melakukan tindak pidana menghilangkan nyawa orang lain dengan direncanakan terlebih dahulu dan atau penganiayaan berat, dan mengakibatkan kematian dengan motif cemburu terhadap pelaku karena diduga selingkuh dengan istri pelaku.

“Pelaku awalnya curiga dengan istri yang diduga selingkuh dengan pria lain dan setelah ditanyakan ke istri pelaku maka pelaku berusaha menghubungi korban Sefiana Bukorpioper (41 Tahun) melalui telpon selulernya. Namun, tidak berhasil dan akhirnya pada hari Kamis, 18 Maret 2021 sekisar pukul 19.30 WIT dengan tempat kejadian di gudang BMJ di Kampung Samau Distrik Biak Kota,” kata Andi saat konferensi pers di Polres Biak Numfor Papua, Rabu (7/4/2021).

Kemudian, lanjut dia, pelaku bertemu korban, dan mengajak minum minuman keras.

“Dan pelaku kemudian menanyakan hubungan korban dengan istrinya. Akibat cemburu pelaku memukul dan menyabet korban dengan sebilah parang meski korban sempat melawan. Namun, pelaku kemudian menebas korban secara membabi buta,” ungkap Andi.

Berdasarkan hasil visum, kata dia, dapati terdapat 40 kali tusukan dan sabetan di tubuh korban.

“Korban kemudian dibawa menggunakan kendaraan yang telah dsiapkan pelaku untuk dikubur di Gunung Batu-batu di dekat TPA,” kata dia.

Selanjutnya dalam waktu sepekan Tim Penyidik berhasil mengamankan pelaku dan juga sejumlah barang bukti.

“Pelaku kini diamankan beserta barang bukti dan akan dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman 20 tahun penjara,pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahunq penjara dan Pasal  361 Ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan mati dengan ancaman 7 tahun penjara,” kata dia.

Dia juga menerangkan, sejumlah barang bukti diamankan.

“Satu buah HP, satu unit mobil pick up, satu unit motor, sebilah parang, pacul, pakuel serta onderdil motor yang telah dipreteli pelaku,” kata Andi. (DNS)

Sumber : rri.co.idBerita Selengkapnya…