Posisi Petugas Pandu dalam Operasi Sandar Floating Unit

by -23 views
Berita Terkini

Oleh: Capt. Zainal A Hasibuan. Pilot Class 1/ Rig Mover/ Salvage Master

Dalam olah gerak kapal, kegiatan menyandarkan kapal adalah salah satu “critical operation”. Dibutuhkan nakhoda dan petugas pandu dengan skill khusus dan berpengalaman. Memiliki intuisi dan keberanian mengambil keputusan dan tindakan dalam waktu singkat.

Mengolah gerak kapal berbeda dengan mengolah gerak floating unit ukuran besar seperti rig/platform atau tongkang/barge. Kapal memiliki mesin, kemudi, bow thruster dan jangkar yang bisa digunakan saat bermanuver. Sedangkan floating unit tidak memiliki peralatan penggerak tersebut. Sehingga dalam olah gerak floating unit, diperlukan dukungan kapal tunda. Untuk operasi olah gerak platform rig, misalnya, dibutuhkan 3-5 unit kapal tunda (tug boat).

Saat pelaksanaan operasi olah gerak yang melibatkan kapal tunda tersebut, kerjasama tim sangat mutlak. Komunikasi antara petugas pandu dan nakhoda tug boat (bisa lebih dari satu nakhoda) dilakukan secara intensif melalui alat komunikasi.

Lalu dimanakah posisi petugas pandu yang tepat?

Sebagai obyek yang akan disandarkan, maka pergerakan rig atau tongkang harus selalu dikontrol oleh petugas pandu, dengan bantuan tug boat agar sesuai dengan keinginannya.

Posisi petugas pandu harus berada di atas obyek terapung, dengan sudut pandang yang seluas-luasnya, dan dapat melihat ke arah dermaga/ jembatan/platform tanpa terhalang apapun. Petugas Pandu berkomunikasi (melalui radio) dengan nakhoda tug boat. Dengan begitu, kontrol dan advice dari petugas pandu dapat berfungsi secara maksimal.

Pada prakteknya, beberapa operator pelabuhan seringkali menempatkan pandu di atas kapal tunda. Bukan di atas tongkang atau rig (obyek yang sedang dipindahkan). Cara ini diduga untuk menghemat biaya, namun secara safety sangat berisiko. Kualitas advice sulit dipastikan, jika tidak ingin disebut sebagai pemanduan asal-asalan.

Posisi petugas Pandu di anjungan kapal tunda akan menimbulkan duplikasi dan dualisme komando, antara pandu dan nakhoda tug. Tidak ada kontrol langsung atas gerakan tongkang atau rig.

Perlu diingat, bahwa fungsi petugas pandu adalah untuk mengarahkan obyek terapung, bukan tug boat, melalui advice yang disampaikan kepada nakhoda tug boat. Oleh karena itu, posisi petugas pandu yang tepat adalah di atas obyek terapung. (ZAH).

Baca Selengkapnya..